Aksi Ambil Untung Membuat Harga Emas Tergelincir di Akhir Perdagangan

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 07:45 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Seiring aksi ambil ambil untung dari kenaikan beberapa sesi sebelumnya, harga emas malah tergelincir pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menyusul aksi.

Penurunan harga emas bersamaan di tengah menguatnya dolar dan laporan laba perusahaan yang positif mendorong selera investor terhadap aset-aset berisiko.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, merosot 13,4 dolar AS atau 0,74 persen, menjadi ditutup pada 1,793,40 dolar AS per ounce.

Awal pekan ini, emas berjangka bertambah 10,5 dolar AS atau 0,58 persen menjadi 1.806,80 dolar AS setelah terangkat 14,4 dolar AS atau 0,81 persen menjadi 1.796,30 dolar AS pada akhir pekan lalu.

Baca Juga: Gie, Film yang Menggambarkan Semangat Pemuda Menentang Kesewenang-wenangan

"Pergerakan ekuitas yang lebih kuat dari perkiraan, dengan banyak (laporan) laba, mengambil sedikit emas pagi ini," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Kilau emas sebagai aset safe-haven hilang seiring jasil yang kuat dari perusahaan-perusahaan terkait teknologi mendorong indeks acuan S&P 500 ke rekor tertinggi selama ses.

Selain itu meredupkan daya tarik emas bagi investor yang memegang mata uang lainnya, indeks dolar menguat 0,1 persen.

Pasar analis pasar berpendapat bahwa penurunan emas hanyalah koreksi turun rutin dalam tren naik yang tetap dalam grafik batang harian.

Baca Juga: Teknologi Rekayasa Javaku Unimus, Bantu Petani Demak Kembangkan Usaha Produktif

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X