Realisasi Pemulihan Ekonomi Nasional, Pemerintah Optimalkan Anggaran untuk Salurkan Bantuan ke Masyarakat

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 22:07 WIB
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenko Perekonomian.
Foto :suaramerdeka.com /dokumentasi Kemenko Perekonomian.

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah terus melakukan realisasi pemulihan ekonomi nasional dengan mengoptimalkan anggaran-anggaran untuk disalurkan ke masyarakat melalui berbagi program.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan untuk klaster kesehatan capaiannya 54,3 persen, perlindungan sosial 67 persen, program prioritas 57,7 persen, UMKM korporasi 38,9 persen dan klaster jasa usaha 96,7%.

" sampai akhir tahun anggaran anggaran tersebut dapat terserap," katanya dalam konferensi pers secara virtual, Selasa, 26 Oktober 2021.

Baca Juga: Rekor Tak Terkalahkan PSIS Terhenti di Pekan Sembilan, Usai Kalah dari Persib Bandung

Selain itu itu dalam rapat dengan presiden Joko Widodo diputuskan adanya perluasan program bantuan subsidi upah (BSU) di mana semula hanya diperlakukan untuk mereka yang dikenakan PPKM level 4 dan 3.

Airlangga memaparkan target penerimanya adalah 8.783.350 dengan dana Rp 8,7 triliun dan terdapat sisa dana BSU sebesar Rp 1,7 triliun sehingga penerima BSU diperluas sesuai usulan dari Kemenaker.

"Dari sisa anggaran ini akan ada perluasan sebanyak 1,6 juta sasaran pekerja dengan anggarannya adalah Rp 1,6 triliun."

Lalu juga top up kartu sembako yang menggunakan dana optimalisasi di Kementerian Sosial di mana untuk November Desember 2021 dilakukan 3 bulan masing-masing Rp300.000 pada 35 kabupaten kota prioritas terutama untuk penanganan kemiskinan ekstrim.

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X