Hendi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Desain Kemasan

- Senin, 25 Oktober 2021 | 17:47 WIB
 SAMBUTAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan sambutan saat Pelatihan Design Packaging bagi 200 pelaku UMKM di Gedung Balai Kota Semarang, Senin 25 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
SAMBUTAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan sambutan saat Pelatihan Design Packaging bagi 200 pelaku UMKM di Gedung Balai Kota Semarang, Senin 25 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)


 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota Semarang terus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Semarang pasca pandemi melalui UMKM. Terbaru, Dinas Koperasi dan UMKM menyelenggarakan Pelatihan Design Packaging bagi 200 pelaku UMKM di Gedung Balai Kota Semarang, Senin 25 Oktober 2021.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menuturkan, melalui program tersebut, Pemkot ingin membantu UMKM supaya mempunyai nilai tambah dengan pelatihan design packing produk mereka.

''Tidak hanya pelatihan gratis, para pelaku UMKM peserta pelatihan juga memperoleh bantuan cetak 1.000 pack secara gratis,'' ujar wali kota yang akrab disapa Hendi, Senin 25 Oktober 2021.

Baca Juga: Sastra Santri Jadi Identitas Kultural Nusantra, Wamenag: Turut Membangun Karakter Bangsa

Menurutnya, pelatihan ini berawal dari pengalamannya saat mengunjungi UMKM di Kota Semarang. Dirinya menjumpai UMKM belum profesional karena produk jualannya kurang meyakinkan.

"Padahal rasanya enak. Tapi karena tidak dikemas baik, harganya ya biasa-biasa saja,'' ungkap Hendi.

Disampaikannya, tujuan pengemasan yang menarik akan meningkatkan pendapatan bagi pelaku UMKM karena akan menambah nilai jual dari produk. Pembeli diharapkan yakin dan percaya bahwa yang mereka beli itu produknya sehat, berkualitas, dan enak rasanya. Dengan demikian penjualan pun akan meningkat.

Baca Juga: Tiktok Challenge Sumpah Pemuda, Kemenpora Ajak Pemuda Gelorakan Semangat Kebangsaan

Hendi pun mewanti-wanti Dinas Koperasi dan UMKM bahwa program semacam ini bukanlah program main-main. Pasalnya, memiliki dampak bagi bangkitnya perekonomian UMKM pasca Covid-19.

''Saya tidak ingin seperti program dolanan. Kami memahami bahwa pandemi meluluhlantakkan semua sektor. Semoga ini bisa kembali bangkit, UMKM bisa dapat order dan penjualan baik, maka ekonomi akan tumbuh,'' ujar wali kota.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga memberikan motivasi melalui pengalaman pahit hidupnya semasa jadi pelaku UMKM, yakni kualitas penjualan barang yang menurun karena tidak melakukan pengawasan.

Pihaknya berpesan agar para pelaku UMKM tidak cepat puas dengan produk mereka setelah mendapatkan order maupun penjualan yang bagus, namun juga terus melakukan pengawasan.

Baca Juga: Kereta LRT Jabodetabek Kecelakaan di Jakarta Timur, Kondisi Tanpa Penumpang

“Kegagalan menjadi pengalaman buat saya, ditelateni dan ditekuni. Dari sedikit-sedikit jualan amplas, bisa jadi kontraktor, dan jadi wali kota,'' terang Hendi.

Sementara itu salah satu peserta pelatihan, Oktaviani mengungkapkan rasa senang dan berterima kasih karena telah memperoleh bantuan dari Pemkot Semarang.

''Saya berharap UMKM di Semarang semakin besar dan maju. Kami pelaku juga dibantu dalam mengembangkan usaha kami,'' ungkap Oktaviani.

Dinas Koperasi dan UMKM sendiri pada tahun ini memberikan bantuan bagi 200 pelaku UMKM beserta 1.000 paket gratis. Pada tahun depan, Wali kota mengharapkan bantuan meningkat bagi 1.000 UMKM di Kota Semarang.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X