Tahan Kontraksi, Konsumsi Pemerintah Berperan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

- Senin, 25 Oktober 2021 | 06:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (ekon.go.id)

Menurut Ketua Umum Partai Golkar itu, terjaganya daya beli masyarakat selama pandemi dapat terwujud karena inflasi yang terjaga dengan stabil di level rendah.

Menurutnya, upaya pengendalian inflasi yang melibatkan Pemerintah dan seluruh stakeholder terkait berhasil menjaga inflasi di level 1,68 persen (yoy) pada tahun 2020.

Hingga September 2021, inflasi juga masih terjaga rendah dan stabil di level 1,60 persen (yoy).

Jika menilik lima tahun ke belakang, capaian inflasi Indonesia konsisten dalam tren menurun.

Baca Juga: Tumbuhnya Kesadaran Soal Penampilan dan Munculnya Medsos Menjadikan Bisnis Kecantikan Berkembang

“Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen Pemerintah dalam membenahi fundamental ekonomi antara lain melalui perbaikan infrastruktur,” imbuhnya.

Sementara dalam hal investasi, Airlangga Hartarto menyatakan, baik Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami kenaikan.

“PMDN dan PMA semester I tahun 2021 masing-masing bisa naik 3,5 persen dan 16,8 persen. Ini tentu akibat transformasi perekonomian melalui Undang Undang Cipta Kerja,” ujar Airlangga Hartarto.

Menjelang akhir Q3-2021, berbagai leading indicator menunjukkan prospek yang baik.

Dampak lonjakan kasus varian delta berhasil dimitigasi, sehingga aktivitas ekonomi kembali menguat yang tercermin dari Indeks PMI Manufaktur Indonesia yang kembali di level ekspansif dan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) juga kembali meningkat di bulan September 2021.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X