KNEKS Buka Ruang Diskusi dengan Nazhir Wakaf, Dorong Peluncuran Gerakan Wakaf Tunai Nasional

- Sabtu, 7 November 2020 | 10:00 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) membuka diskusi strategis High Level Meeting Pengembangan Project Wakaf Nasional secara daring dengan berbagai Nazhir Wakaf Nasional, yang berawal dari dorongan Wakil Presiden Indonesia, KH. Ma'ruf Amin selaku Ketua Harian KNEKS  yang sebelumnya bernama Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) untuk meresmikan Gerakan Wakaf Tunai Nasional.

Diketahui, dorongan Wapres tersebut terus disampaikannya dalam beberapa forum nasional. Gerakan Wakaf Tunai Nasional bertujuan untuk meningkatkan kembali gairah wakaf khususnya wakaf tunai sehingga diharapkan akan menjadi gerakan yang masif bagi masyarakat.

Hal itu didasari atas belum optimalnya potensi wakaf yang ada di Indonesia. Sementara dalam laporan World Giving Index 2019, Indonesia ditetapkan sebagai salah satu negara paling dermawan di dunia. Dengan begitu, potensi kedermawanan masyarakat Indonesia berwakaf uang dapat dikatakan tinggi.

Badan Wakaf Indonesia (BWI) menyebutkan potensi wakaf uang di Indonesia mencapai Rp 180 Triliun per tahun. Angka ini tentu saja menjadikan wakaf uang menjadi salah satu jenis wakaf yang memiliki potensi sangat besar di Indonesia.

Dalam diskusi tersebut Direktur Keuangan Sosial Syariah KNEKS, Ahmad Juwaini mengangkat sejumlah pembahasan seputar wakaf secara nasional, mulai dari konsep Gerakan Wakaf Tunai Nasional sebagai agenda nasional, rekomendasi proyek wakaf potensial yang memiliki dampak besar di tingkat nasional hingga proyek wakaf nasional yang akan dijadikan jangkar dalam agenda peluncuran Gerakan Wakaf Tunai Nasional.

Pada kesempatan itu, Juwaini juga memberikan challenge kepada Nazhir wakaf untuk mengkampanyekan wakaf uang. Ia mengajak Nazhir wakaf untuk membuat gebrakan wakaf uang yang setidaknya dapat menghimpun dana lebih dari 100 Milyar guna membantu perkembangan umat.

"Wahai Nazhir se-Indonesia, cobalah buat sesuatu yang bisa membuat perolehan wakaf uang yang setidaknya secara perolehan melewati nilai 100M dan kemudian dikelola dengan instrumen investasi atau bisnis, dan ternyata bisa membantu pekerjaan yang luar biasa untuk umat," ujarnya saat membuka diskusi.

Ia mengatakan bahwa wakaf adalah salah satu ibadah yang menyertakan emosional dari pelaksananya (wakif). Maka, ia mengajak Nazhir wakaf untuk mencari proyek wakaf terbaik untuk memikat hati pewakifnya.

Menjawab tantangan itu, Wakaf Daarul Qur'an melalui Direktur Utama PPPA Daarul Qur'an, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa Wakaf Daarul Qur'an saat ini telah memiliki banyak proyek wakaf. Salah satu yang terbaik menurutnya adalah wakaf pembangunan Pesantren Tahfidz Daarul Qur'an di seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X