The Jamu, Jamu dengan Berbagai Rasa Diminati Milenial

- Jumat, 6 November 2020 | 16:16 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.comJamu merupakan warisan nenek moyang bangsa Indonesia sama halnya dengan batik, tetapi kini jamu banyak dilupakan oleh anak muda karena dianggap tidak keren atau kuno. Kakak beradik Vanessa dan Claudia Ong melakukan inovasi agar jamu disukai dan tidak dilupakan oleh generasi milenial.

Co-Founder The Jamu Bar Claudia Ong menyatakan, inovasi yang dilakukan adalah membuat jamu agar mudah dibuat dengan rasa, kemasan dan nama yang lebih dikenal generasi muda tetapi tidak menghilangkan khasiatnya. Untuk rasa misalnya, lebih ringan dan tidak terlalu pekat seperti jamu gendong atau jamu-jamu kebanyakan.

“Kami juga mencampur dengan buah-buahan, buah mangga, strawberry atau dengan air santan,” kata Claudia Ong dalam Sweet Connection di Ohana Café Jalan Sisingamangaraja, Jumat (6/11).

Baca Juga: Ya Ampun! Baru Separuh UMKM Jamu Berproduksi Secara Baik

Menurutnya begitu memperkenalkan The Jamu Bar di Pasific Place Mall, respon dari kalangan milenial sangat luar biasa dan banyak orang asing juga menyukai minuman jamu hasil inovasinya. Awalnya untuk orang asing merasa aneh dengan rasanya tetapi seiring berjalannya waktu, mereka kemudian menyukainya.

“Demikian juga generasi muda, awalnya ragu-ragu kini menyukainya. Merubah mindset memang tidak mudah, butuh proses,” tambahnya.

Produk inovasinya juga masih bisa dikreasikan seperti menu-menu yang ada di Ohana, jamu mocktail misalnya. Inovasi ini menurut Claudia Ong semakin menambah kekayaan rasa dan membuat anak muda semakin tertarik karena melihat namanya saja, sudah terlihat keren.

Sementara Wakil Wali Kota Semarang periode 2016-2021 Hevearita G Rahayu menyatakan, jamu adalah produk yang bisa diproduksi secara mandiri di rumah-rumah dan bahkan bahan bakunya dapat ditanam di pekarangan rumah masing-masing. Ia mengaku, di pekarangan rumahnya ditanam empon-empon sebagai bahan baku jamu.

“Saya membuat jamu sendiri dan mempersiapkan untuk menjaga imun selama pandemi Covid-19. Tetapi kalau kemasan masih kalah lah dengan anak-anak muda,” kata wanita yang akrab disapa Ita sembari berkelakar.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pasar Kaliwungu jadi Percontohan Penerapan QRIS

Kamis, 25 November 2021 | 16:49 WIB

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X