Peran Bulog dalam Rantai Pasok Beras Perlu Dievaluasi, Jaga Stabiltas Harga Pangan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:21 WIB
Beras Bulog (suaramerdeka.com/Cun Cahya)
Beras Bulog (suaramerdeka.com/Cun Cahya)

“Mempertimbangkan kondisi tersebut, peran Bulog dalam rantai pasok beras perlu dipertimbangkan kembali. Bersaing dengan sektor swasta akan selalu membuat Bulog menjadi pihak yang merugi. Pihak swasta bisa menawarkan harga beras yang lebih tinggi kepada petani dan meminta kualitas beras yang lebih baik,” terang Felippa.

Peraturan Presiden Nomor 48 Tahun 2016 Pasal 8 (poin c, d, dan e) juga perlu direvisi untuk membuka peluang bagi Bulog untuk fokus melindungi keluarga pra sejahtera melalui program bantuan bencana.

Prevalensi pelaku sektor swasta di rantai pasok beras Indonesia menyebabkan perubahan kegiatan rantai pasok dari Bulog ke sektor swasta dengan cepat dan tanpa penundaan.

Terkait menjaga kestabilan harga beras, CIPS merekomendasikan perlunya melonggarkan berbagai pembatasan impor.

Baca Juga: Facebook Dikabarkan Ganti Nama Pekan Depan, Cerminkan Bangun Metaverse

Selain itu, pemerintah juga perlu mendorong terciptanya persaingan dalam impor untuk memastikan importir dapat mengimpor saat harga beras global lebih murah.

Ketika harga beras Indonesia jauh di atas harga pasar dunia, dibutuhkan solusi praktis jangka pendek untuk membuat beras lebih terjangkau bagi konsumen Indonesia.

Pembatasan impor beras harus dilonggarkan dengan menghapuskan hambatan kuantitatif untuk impor beras Indonesia dan menghapus monopoli Bulog untuk mengimpor beras kualitas menengah seperti yang tertera di Permendag Nomor 103 Tahun 2015 pasal 9 (1.b).

“Walaupun impor merupakan solusi jangka pendek, CIPS juga memandang upaya untuk meningkatkan produktivitas beras di dalam negeri juga perlu dilakukan di saat yang bersamaan,” terang Felippa.

Agar impor secara efektif dapat membantu menurunkan harga beras domestik, lanjut Felippa, Kementerian Perdagangan perlu mengizinkan lebih banyak importir swasta untuk mendapatkan izin impor.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X