Harga Emas Naik Relatif Tajam di Akhir Perdagangan Seiring Pelemahan Dolar

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 08:12 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Pelemahan dolar membuat harga emas naik relatif tajam pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), sekaligus memperpanjang kenaikan untuk sesi kedua berturut-turut.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, melonjak 14,4 dolar AS atau 0,81 persen menjadi ditutup pada 1.784,90 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, emas berjangka terangkat 4,8 dolar AS atau 0,27 persen menjadi 1.770,50 dolar AS usai sempat jatuh 2,6 dolar AS atau 0,15 persen menjadi 1.765,70 dolar AS pada Senin 18 Oktober 2021.

Merosotnya dolar membuat emas lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya, ditambah dengan kekhawatiran atas kenaikan inflasi dan masalah rantai pasokan amkin meningkatkan daya tarik logam safe-haven.

Baca Juga: Tips Aman dan Nyaman Lakukan Perjalanan di Jogja

“Ada kekhawatiran global tentang apa yang terjadi dengan krisis pasokan dan kurangnya tindakan dari Federal Reserve. Sepertinya The Fed berada di belakang bola tentang inflasi," kata Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Emas sering dianggap sebagai lindung nilai inflasi, meskipun pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan peluang kerugian memegang emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang dijadikan acuan mundur setelah mencapai tertinggi lima bulan di awal sesi, juga mendorong emas.

Analis StoneX, Rhona O'Connell mengatakan emas akan melihat perubahan dalam kisaran sempit setelah menembus level kunci 1.800 dolar AS per ounce, menambahkan bahwa risikonya ada pada sisi positif menjelang festival Diwali India dan dengan permintaan yang stabil di China.

Baca Juga: Tujuh Manfaat Bekicot bagi Kesehatan yang Perlu Diketahui

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X