Active Selling Kominfo 2021: Peminat di Jawa Tengah Naik Hampir 2 Kali Lipat

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:48 WIB
Program Active Selling yang diselenggarakan Ditjen Aptika Kominfo. (suaramerdeka.com / dok)
Program Active Selling yang diselenggarakan Ditjen Aptika Kominfo. (suaramerdeka.com / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Program Active Selling yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia, berlangsung selama enam bulan.

Materi yang disuguhkan dalam Active Selling sangat detail, dan peserta pun tidak ditarik biaya, malah mendapat jatah kuota.

Tak heran jika di Jawa Tengah peminat program Active Selling hampir dua kali lipat.

Program Active Selling bentuknya adalah pendampingan intensif yang diadkan mulai dari Juli hingga Desember 2021.

Baca Juga: Hanya 9 Klub Liga 1 yang Layak Raih Lisensi Klub AFC dan Lisensi Klub Nasional 2021

Maka bisa dipastikan materi yang disampaikan lengkap, baik teori praktis maupun praktik.

Yuli Tjahya Purnamasari sebagai fasilitator, mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak yang ingin menjadi peserta program pendampingan UMKM tersebut.

Banyak peserta yang ingin mengajak teman-teman mereka untuk ikut dalam program pendampingan.

Salah satu daya tarik Program Active Selling adalah ketersediaan fasilitator terlatih yang juga siap melayani pertanyaan-pertanyaan peserta setiap waktu.

Baca Juga: Kota Semarang Masuk PPKM Level 1, Para Pekerja Diizinkan WFO dengan Ketentuan Berikut

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSN Bikin Etalase Digital Produk UKM Ber-SNI

Jumat, 3 Desember 2021 | 20:25 WIB

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB
X