Beban Puncak Listrik Jawa-Bali Cetak Rekor, Dirut PLN Gelar Sidak Antisipasi Lonjakan

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 10:00 WIB
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menggelar sidak ke unit-unit di Jawa Barat guna mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik. (suaramerdeka.com / dok)
Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menggelar sidak ke unit-unit di Jawa Barat guna mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik. (suaramerdeka.com / dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) memastikan layanan listrik kepada pelanggan andal untuk menyambut pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini pun menggelar sidak ke unit-unit di Jawa Barat guna mengantisipasi lonjakan konsumsi listrik.

"Saya ingin melihat kesiapan unit-unit yang ada di PLN mengingat konsumsi listrik meningkat dari waktu ke waktu. Kita bersyukur tadi malam beban puncak PLN (di Jawa, Madura dan Bali) telah melewati 28 Giga Watt (GW), lebih tinggi dari 2020 dan 2019 sebelum Covid-19," ujar Zulkifli.

Pemulihan ekonomi sudah mulai terasa melalui catatan PLN atas meningkatkan beban puncak listrik Jawa Bali pada Kamis, 14 Oktober 2021 kemarin.

Baca Juga: 35 Nasabah BRI Kota dan Kabupaten Tegal Kena Skimming, Kerugian Rp 202.850.000

Beban puncak mencapai 28.093 Mega Watt (MW), lebih baik dibandingkan 2019 yang sebesar 27.973 MW.

Bahkan kondisi yang masih sama-sama pandemi, di 2020 tercatat beban puncak malam hanya 26.737 MW pada Januari silam.

Khusus di Jawa Barat, konsumsi listrik bulan September tercatat tumbuh 6,84 persen dibandingkan September 2020.

PLN memperkirakan adanya peningkatan konsumsi listrik diproyeksikan mencapai lebih dari 52.293 GWh pada Desember 2021.

Baca Juga: Soal Izin Perhelatan Skala Besar, DPR Minta Pemerintah Segera Menindaklanjuti

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X