Dolar Pangkas Kerugian Usai Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah tetapi tetap lebih rendah membuat dolar memangkas kerugian pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB).

Fakor lain yang memangkas kerugian itu adalah mata uang lainnya, termasuk poundsterling dan euro, didorong Ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Penurunan juga diperlihatkan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya terakhir sebesar 0,22 persen di 93,73, setelah sebelumnya turun ke 93,50, terendah sejak 28 September.

Pekan lalu, Greenback mencapai level tertinggi satu tahun terhadap sekeranjang mata uang lainnya karena imbal hasil obligasi pemerintah melonjak dan karena investor bertaruh Federal Reserve mungkin perlu menaikkan suku bunga untuk mengatasi inflasi yang sangat tinggi.

Baca Juga: Stres Bisa Dialihkan ke Hal-hal yang Positif, Simak Pemicu dan Cara Mengatasinya

Selasa kemarin, imbal hasil tampak stabil sebelum bergerak lebih tinggi lagi, dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS10-tahun yang dijadikan acuan mencapai tertinggi lebih dari tiga bulan.

Faktor teknis kemungkinan membesar-besarkan pergerakan dolar lebih rendah pada Selasa 19 Oktober 2021 karena investor menurunkan long position (posisi beli).

"Pergerakan suku bunga hampir tidak menjelaskan sejauh mana penurunan dolar AS," kata analis di Scotiabank dalam sebuah laporan.

Dolar juga merosot setelah data menunjukkan bahwa pembangunan rumah AS secara tak terduga turun pada September dan izin mendirikan bangunan jatuh ke level terendah satu tahun di tengah kekurangan bahan baku dan tenaga kerja yang akut, mendukung ekspektasi bahwa pertumbuhan ekonomi melambat tajam pada kuartal ketiga.

Baca Juga: Terpidana Kasus Korupsi Dana Bantuan Gempa Bantul Ditangkap di Bandung, Buron Hampir 5 Tahun

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X