Pemerintah Dorong P3DN dalam Rangka PEN, Diharapkan Jamin Kemandirian dan Stabilitas Perekonomian Nasional

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto  (suaramerdeka.com/dok Ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok Ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah perlu senantiasa mendorong P3DN dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

Optimalisasi program P3DN diharapkan dapat menjamin kemandirian dan stabilitas perekonomian nasional.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, sektor industri menjadi penggerak perekonomian yang menjadikan Indonesia sebagai negara produsen bukan importir.

Baca Juga: Polri Tindak Pinjaman Online Ilegal, AFPI Beri Apresiasi Tinggi

Sehingga dapat membuka kesempatan berusaha dan bekerja, serta memiliki daya kekuatan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan ketahanan nasional.

Dengan TKDN, produk dalam negeri yang memiliki nilai penjumlahan TKDN dan nilai Bobot Manfaat Perusahaan (BMP) minimal 40 persen wajib digunakan dalam pengadaan barang dan jasa Pemerintah.

Produsen dalam negeri ataupun pejabat pengadaan barang dan jasa didorong untuk mengikuti ketentuan TKDN tersebut.

Baca Juga: Produksi Pabrik AS Catat Penurunan Terbesar, Dolar Melemah pada Akhir Perdagangan

Pemerintah pun terus mendukung program P3DN dalam pengadaan barang dan jasa yang menjadi kebutuhan Kementerian/Lembaga.

“Sebagai contoh, saat ini sedang didorong penggunaan produk Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) dalam negeri antara lain laptop dan produk elektronik perkantoran lainnya yang dilakukan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kementerian Agama, dan Kementerian Ketenagakerjaan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto pada rapat koordinasi kelompok kerja Tim Nasional P3DN secara virtual, Senin, 18 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X