Pencurian Data dari Aplikasi Pinjaman Online, Ini Tips Pencegahan dari Pakar UGM

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:24 WIB
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Beberapa waktu terakhir marak kasus penyalahgunaan atau penjualan identitas diri untuk mengajukan pinjaman online (pinjol).

Tidak sedikit masyarakat yang menerima tagihan dari pinjaman online padahal tidak pernah mengajukan pinjaman.

Dosen dan peneliti Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi UGM, Ir Lukito Edi Nugroho MSc PhD memberi beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengamankan data pribadi dan terhindar dari jeratan pinjaman online.

Ia minta masyarakat tidak gegabah mengunggah identitas diri di media sosial.

Baca Juga: Jadi Ketua Tim Akselerasi dan Investigasi Kemenpora, Ini Langkah Pertama Raja Sapta Oktohari

''Data yang telah tersebar di publik sangat rentan disalahgunakan dan diduplikasi untuk berbagai kepentingan yang dapat merugikan pemiliknya, termasuk dalam hal pengajuan pinjol,'' papar Lukito.

Ia juga minta masyarakat lebih waspada apabila menerima pesan dalam bentuk SMS, WhatsApp, e-mail, maupun bentuk lainnya dari dari sumber yang tidak jelas atau mencurigakan.

Abaikan pesan yang masuk dan jangan klik tautan yang dikirimkan.

Saat mendapat pesan yang tidak jelas dari siapapun dalam bentuk apapun sebaiknya tingkat kehati-hatian dinaikkan.

Baca Juga: Harga Minyak Global Mundur Usai Data Produksi Industri AS Turun

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X