Wisata Karimunjawa Dibuka, Kuota Wisatawan Dibatasi 100 Orang Tiap Minggu

Maya
- Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:15 WIB
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Sinung Nugroho Rachmadi  (suaramerdeka.com/dok)
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Sinung Nugroho Rachmadi (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wisata Karimunjawa, Kabupaten Jepara telah dibuka sejak 16 Oktober. Pada tahap awal ini kuotanya hanya 100 wisatawan perminggunya.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah Sinung Nugroho Rachmadi mengatakan pembukaan Karimunjawa tersebut diikuti dengan syarat yang ketat. Pihaknya akan mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Baca Juga: Persiapan Pembukaan Wisata Karimunjawa, Operasional Kapal Ditambah

“Setiap pengunjung harus lolos tes tidak hanya rapid, tapi juga PCR untuk pengunjung dari luar Jawa Tengah” ucap Sinung kepada Suara Merdeka, Sabtu (17/10).

Selain itu,  transportasi untuk pengunjung juga harus didata. Ia meminta agar wisatawan memaklumi pembatasan ketat yang dilakukan dalam pembukaan wisata Karimunjawa.

''Salah satu cara untuk membatasinya, mungkin biaya lebih mahal ya. Saya bilang ke biro wisatanya, biaya tesnya bisa dimasukkan dalam tarif wisata,'' kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng itu.

Pembatasan ketat diperlukan untuk menjaga agar Karimunjawa tetap sebagai daerah zona hijau.

Baca Juga: Turis Asing Dilarang Masuk Karimunjawa

''Masyarakat Karimunjawa sudah sangat siap. Mereka bahkan berjanji akan tegas menerapkan protokol kesehatan,''  jelas Sinung.

Halaman:

Editor: Maya

Terkini

X