KPP Pratama Demak Dorong UMKM Naik Kelas dengan Sertifikasi Halal

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 18:21 WIB
Direktur LPPOM MUI Prof Dr Ahmad Rofik MA menyosialisasikan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM Demak di Hotel Amantis, kemarin. (SM/Hasan Hamid)
Direktur LPPOM MUI Prof Dr Ahmad Rofik MA menyosialisasikan sertifikasi halal kepada pelaku UMKM Demak di Hotel Amantis, kemarin. (SM/Hasan Hamid)

DEMAK, suaramerdeka.com - Sebagian besar pelaku UMUM di Jawa Tengah termasuk di Kabupaten Demak belum memproses sertifikasi halal.

Sementara pemerintah telah menerapkan kewajiban sertifikasi halal bagi semua produk barang dan jasa yang beredar di Indonesia.

"Undang-undang tentang Jaminan Produk Halal (JPH) ini akan diwajibkan pada tahun 2023 atau 5 tahun sejak diundangkan tahun 2019," kata Direktur LPPOM MUI Prof Dr Ahmad Rofik MA saat menjadi pembicara dalam business development services bertema meningkatkan daya saing UMKM dengan sertifikasi halal yang digelar KPP Pratama Demak di Hotel Amantis, kemarin.

Baca Juga: TV Digital Tingkatkan Kualitas dan Kuantitas Isi Siaran untuk Pemirsa

Menurutnya, secara nasional jumlah perusahan dan termasuk UMKM yang telah memiliki sertifikasi halal tidak sampai 40 persen. Untuk Kabupaten Demak Demak sendiri di bawah 20 persen.

Selama ini pengajuan sertifikasi masih didominasi oleh perusahaan besar. Selain untuk memenuhi kewajiban guna memberi jaminan kenyamanan bagi konsumen juga sebagai menguatkan branding.

"Dulu sifatnya sukarela, jadi yang mengajukan hanya yang besar karena mereka menghitung branding. Kalau yang kecil berpikirnya tidak pakai sertifikasi halal juga sudah laku," ujarnya.

Namun seiring pemberlakuan wajib bagi semua produk barang maupun jasa yang beredar di Indonesia, maka semua pelaku usaha perlu segera memproses dan menyiapkan diri agar memiliki sertifikasi halal.

Baca Juga: Makanan Laut dan Darat Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan, Apa Benar?

Keutamaan produk yang bersertifikasi halal, antara lain memberi kenyamanan dan kemantapan kepada konsumen. Kemudian dari sisi menejeman bisnis menjadi branding, dan yang tak kalah penting adalah ada keberkahan di dalamnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Ganjar Melapak, UMKM Kembali Tersenyum

Sabtu, 20 November 2021 | 11:24 WIB

32.620 Debitur di Magelang Terima Pinjaman Ultra Mikro

Minggu, 14 November 2021 | 21:30 WIB

40 UMKM di Demak Dilatih Siap Masuk Pasar Ekspor

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:17 WIB
X