Masyarakat Perlu Edukasi, Aparat Harus Terus Razia Pinjol Ilegal

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 14:01 WIB
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)

YOGYAKARTA , suaramerdeka.com - Berbagai kasus pinjaman online ilegal membuat prihatin banyak pihak bahkan Presiden Joko Widodo pun memberi perhatian serius.

Ia tiba-tiba berbicara mengenai perkembangan fintech lending alias pinjaman online (pinjol) yang kian menjamur di Tanah Air.

Presiden memperoleh informasi banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi.

Menurutnya masyarakat bawah (nasabah) yang tertipu dan terjerat bunga tinggi pinjol mendapat tekanan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya.

Baca Juga: Siswa Sekolah Zona Merah di Sleman Akan di-Swab, Pastikan Siswa dan Guru Sehat

''Sebagian masyarakat nasabah pinjol tidak atau kurang menyadari bahwa pinjol memiliki bunga yang cukup tinggi dan tenor cicilan lebih pendek,'' ungkap Kepala OJK DIY, Jimmy Parjiman dalam diskusi terbatas dengan pakar ekonomi DIY.

Diskusi digelar ISEI Cabang Yogyakarta dengan narasumber Jimmy Parjiman (Kepala OJK DIY) dan Y Sri Susilo (Sekretaris ISEI Cabang Yogyakarta).

Sebagai peserta aktif antara lain Rudy Badrudin (Wakil Ketua II ISEI Cabang Yogyakarta), Bakti Wibawa (Wakil Ketua IV ISEI Cabang Yogyakarta) dan Rudy Hartono (Pengurus ISEI Cabang Yogyakarta).

Seperti diketahui, layanan pinjol memang menjadi alternatif pembiayaan masyarakat.

Baca Juga: Belajar dari Kasus MTs Harapan Baru, Simak Cara Susur Sungai yang Aman dan Prosedurnya

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X