Mudah Belanja via E-commerce, Tendensi Minat Masyarakat pada Merek Lokal Meninggi

- Senin, 18 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Pembicara dalam virtual meeting 'MarkPlus Insight: Peran E-commerce dalam Mendukung Merek Lokal Selama Pandemi'. (suaramerdeka.com / dok)
Pembicara dalam virtual meeting 'MarkPlus Insight: Peran E-commerce dalam Mendukung Merek Lokal Selama Pandemi'. (suaramerdeka.com / dok)

“Selain itu, pelaku usaha juga selalu berinovasi terhadap produknya dengan melakukan pembaharuan model, desain, variasi produk, serta mulai menjual produk yang dibutuhkan saat pandemi seperti masker. Pelaku usaha juga kerap membuat promo, menawarkan sample produk mereka kepada pembeli, bahkan garansi,” lanjut Rhesa.

Dari sudut pandang pihak pemerintah, dukungan yang dilakukan E-commerce untuk pengembangan produk lokal adalah melalui pelatihan dan pendampingan serta edukasi terhadap produk lokal.

Tubagus Fikri Chikara Satari, Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM mengungkap target pemerintah pada tahun 2040 yaitu 30 juta UKM akan onboarding untuk digitalisasi.

Hal ini kemudian ditindak lanjuti Kemenkop UKM dengan menggelar beragam program kemitraan dan pendampingan yang melibatkan universitas, asosiasi, online delivery platform, serta jejaring ritel termasuk e-commerce.

“Strategi kita mengkonsolidasi usaha mikro ini adalah dengan mendorong UKM dan juga industri usaha besar agar menjadi mitra, konsolidator, dan agregator,” ujar Fiki.

Peranan e-commerce dinilai penting sebagai penyedia kemudahan berbelanja bagi para konsumen saat ini.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X