Waspada Terjerat Hutang, Kenali Dulu Ciri-ciri Pinjol Ilegal dan Legal

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 16:22 WIB
Modus Baru Pinjol Ilegal
Modus Baru Pinjol Ilegal

SUARAMERDEKA.COM - Belakangan ini aksi pinjaman online (pinjol) semakin meresahkan.

Penawaran pinjol semakin marak dan menyalahi aturan yang ada.

Banyaknya pinjol ilegal membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mengambil tindakan tegas dan melakukan edukasi kepada masyarakat.

Tindakan tegas terhadap pinjol dilakukan dengan melakukan cyber patrol dan sejak 2018 sampai sekarang telah menutup 3.516 aplikasi atau website pinjol ilegal.

Baca Juga: Pelopor Pencegahan Kebakaran GRI Magelang Kukuhkan Satlakar

Menurut OJK, masyarakat bisa mengecek daftar fintech lending yang terdaftar dan berizin OJK di bit.ly/daftarfintechlendingOJK atau hubungi Kontak OJK 157 @kontak157 melalui telepon 157, whatsapp 081 157 157 157, atau email konsumen@ojk.go.id.

Berikut merupakan ciri-ciri pinjol ilegal:

1. Pinjol ilegal tidak memiliki izin resmi

2. Pinjol ilegal tidak mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor yang jelas.

3. Pemberian pinjaman bagi pinjol ilegal sangatlah mudah.

4. Informasi bunga atau biaya pinjaman serta denda tidak jelas.

5. Bunga atau biaya pinjaman tidak terbatas apabila memilih pinjol ilegal.

6. Jika memilih pinjol ilegal, total pengembalian termasuk denda tidak terbatas.

7. Akses ke seluruh data yang ada di ponsel si peminjam.

8. Ancaman teror kekerasan, penghinaan, pencemaran nama baik, serta menyebarkan foto atau video pribadi bagi peminjam yang tidak dapat melunasi pinjaman.

9. Tidak menyediakan layanan pengaduan

10. Kerap menawarkan pinjaman melalui pesan teks, Whastapp atau saluran pribadi tanpa izin.

11. Pegawai atau pihak yang menagih tidak mengantongi sertifikasi penagihan yang dikeluarkan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) atau pihak yang ditunjuk AFPI.

Ciri-ciri Pinjaman Online Legal

1. Pinjol legal terdaftar dan diawasi oleh OJK.

2. Pinjol legal, dipastikan memiliki kepengurusan dan alamat kantor yang jelas.

3. Pemberian pinjaman akan diseleksi.

4. Informasi biaya pinjaman dan denda transparan.

5. Total biaya pinjaman maksimal 0,8% per hari

6. Maksimal pengembalian termasuk denda 100% sesuai pinjaman pokok untuk pinjaman sampai dengan 24 bulan.

7. Hanya mengakses kamera, mikrofon, dan lokasi si peminjam.

8. Peminjam yang tidak dapat melunasi setelah batas waktu 90 hari akan masuk ke daftar hitam (blacklist) Fintech Data Center sehingga pelaku peminjam tersebut tidak dapat meminjam dana ke platform fintech yang lain.

9. Memiliki layanan pengaduan konsumen.

10. Tidak pernah menawarkan melalui saluran komunikasi pribadi.

11. Jasa penagihnya wajib memiliki sertifikasi penagihan yang diterbitkan oleh AFPI.

Halaman:
1
2
3
4

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun 2021 di Jateng Alami Inflasi 0,64 Persen

Selasa, 4 Januari 2022 | 14:38 WIB
X