Harga Emas Turun Tajam, Akhiri Kenaikan 3 Hari Beruntun

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 07:45 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Harga emas mengakhiri kenaikan tiga hari beruntun, setelah turun tajam pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB)

Penurunan tajam harga emas ini karena rebound dalam imbal hasil obligasi AS dan peningkatan mengejutkan dalam penjualan ritel September merusak status safe-haven emas.

Untuk pengiriman Desmember, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, anjlok 29,6 dolar AS atau 1,65 persen menjadi ditutup pada 1.768,30 dolar AS per ounce.

Dalam periode minggu ini emas berjangka masih membukukan kenaikan 0,60 persen.

Baca Juga: Nikmati Kesegaran Kuliner Soto Bangkong Semarang, Jadi Langganan Artis

Sehari sebelumnya, Kamis 14 Oktober, emas berjangka terdongkrak 3,2 dolar AS atau 0,18 persen menjadi 1.797,90 dolar AS, setelah melonjak 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi 1.794,70 dolar AS pada Rabu 13 Oktober 2021.

“Emas memiliki segalanya yang menentangnya. Suku bunga riil naik, ekuitas lebih tinggi, begitu juga Bitcoin,” kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago.

Guna meningkatkan peluang kerugian memegang emas, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan pulih dari level terendah lebih dari satu minggu pada Kamis 14 Oktober 2021

Sementara sebagian besar pembuat kebijakan Fed setuju bahwa bank sentral dapat mulai mengurangi pembelian obligasi bulanan segera bulan depan, mereka terpecah tajam atas inflasi dan apa yang harus mereka lakukan tentang hal itu.

Baca Juga: Brahim Diaz Positif Covid-19, Absen Bela AC Milan Kontra Hellas Verona

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X