Dolar AS Berakhir Sedikit Lebih Rendah Usai Menghapus Sebagian Besar Kerugian

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Setelah menghapus sebagian besar kerugian sesi awal, dolar AS sedikit lebih rendah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) dalam perdagangan yang fluktuatif.

Penurunan dolar juga disebabkan karena investor bertaruh Federal Reserve akan mulai mengurangi pembelian asetnya bulan depan dan perhatian beralih ke waktu kenaikan suku bunga.

Penurunan diperlihatkan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama rivalnya sebesar 0,036 persen pada 93,982, setelah naik kembali dari level terendah 10 hari di 93,754 di awal sesi.

Selasa 12 Oktober 2021 lalu, greenback mencapai tertinggi satu tahun di 94,563 setelah reli sejak awal September di tengah ekspektasi bank sentral AS akan memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya, di tengah membaiknya ekonomi dan melonjaknya inflasi.

Baca Juga: Electrifying Agriculture Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Gubernur Sumsel: Sangat Inovatif

Rabu kemarin, dolar berbalik arah bahkan setelah risalah pertemuan kebijakan Fed 21-22 September mengkonfirmasi pengurangan stimulus kemungkinan akan dimulai tahun ini dan data menunjukkan bahwa tekanan harga masih memukul konsumen AS.

"Saya pikir apa yang telah kita lihat selama satu atau dua hari terakhir adalah sedikit aksi ambil untung," kata Shaun Osborne, kepala strategi valas di Scotia Capital.

Untuk mata uang lain, euro datar terhadap dolar AS, pada 1,15955 dolar, jatuh dari tertinggi sembilan hari yang dicapai semalam, sementara pound Inggris naik 0,15 persen terhadap dolar, pada 1,36815 dolar.

Kembalinya selera risiko mungkin juga telah mengurangi permintaan untuk safe-haven greenback, dengan pasar ekuitas AS mencatat kenaikan yang solid di tengah pendapatan yang optimis, kata Vassili Serebriakov, ahli strategi valas dan makro di UBS.

Baca Juga: Arab Saudi Tolak Tambahan Pasokan, Harga Minyak Naik di Akhir Perdagangan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X