Sharing Manajemen Pajak Bagi Pelaku Usaha Kopi

- Senin, 5 Oktober 2020 | 15:45 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemilik kedai kopi yang tergolong Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dapat ikut berkontribusi membangun negara, dengan menyumbang pendapatan negara dari pembayaran sektor pajak.

Baca Juga: Pertumbuhan Kedai Kopi di Semarang Semakin Menjamur

Baca Juga: Ganjar Pranowo Sebut Kreasi UMKM Jateng Mampu Bangkitkan Ekonomi

"Perpajakan mengacu pada Undang-undang Republik Indonesia No 20 tahun 2008 untuk menggolongkan pengusaha UMKM," kata dosen Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam webinar sesi sharing Manajemen Perpajakan UMKM Coffeeshop.

Dalam ketentuan UU 20/ 2008, diatur usaha mikro memiliki kriteria karyawan kurang dari empat, serta memiliki aset kurang dari Rp 50 juta. Selain itu hasil penjualan kurang dari Rp 300 juta/ tahun. Usaha kecil memiliki kriteria pegawai sekitar 5-19 orang, sedangkan aset yang dimiliki antara Rp 50 juta hingga Rp 500 juta. Adapun, omset penjualanya Rp 300 juta hingga Rp 2,5 miliar/ tahun. Selanjutnya, usaha menengah ketentuannya punya karyawan minimal 20 - 99 orang.

Selain itu punya aset kekayaan mencapai Rp 500 juta - Rp 10 miliar, serta omset penjualannya antara Rp 2,5 miliar - Rp 50 miiar.

Anna Kania menegaskan, kedai kopi tergolong kriteria UMKM, setidaknya membayar Pajak Penghasilan (PPh) pasal 4 ayat 2 disebut PPh final, PPh pasal 21, PPh pasal 23, serta pajak dan retribusi daerah. Namun, ada beberapa kendala yang kerap dihadapi pelaku UMKM di lapangan, yakni belum memahami teknis perpajakan.

Apabila usaha belum berjalan, sehingga memilih untuk menunda mendaftarkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) usaha dan menunggu hingga usaha sudah mulai berjalan.

"Pelaku usaha dapat mendaftarkan NPWP perusahaan setelah mendapatkan akta pendirian usaha meskipun usaha belum beroperasi. Perusahaan tidak perlu membayar pajak penghasilan apapun jika memang belum beroperasi," jelas Anna Kania.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X