Berani Investasi di Pasar Modal/Keuangan?

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:13 WIB
Pembicara dan peserta Seminar ''Investasi Kekinian'' IMPRESS FEB UKSW Salatiga. (SM/Surya Yuli P)
Pembicara dan peserta Seminar ''Investasi Kekinian'' IMPRESS FEB UKSW Salatiga. (SM/Surya Yuli P)

Hal yang sama diungkapkan oleh Zuwan Nisfu Nahar. Zuwan memaparkan terjun di sejumlah investasi pasar modal atau pasar keuangan lainnya. Ketika awal berinvestasi, dia mengaku belum memiliki kemampuan menganalisis berbagai kondisi.

''Awalnya saya hanya ikutan membeli saham tertentu, ketika harga saham naik. Tetapi itu salah dan saya mulai belajar berbagai hal yang berhubungan dengan pasar keuangan dan pasar modal. Bahkan sudah memperdiksi dengan baik saja, tetapi karena faktor psikologi, karena ketidakyakinan, tetap bisa membuat gagal,'' kata Zuwan.

Zuwan menyebut ada lima elemen penting dalam menganalisis sebelum memutuskan investasi di pasar modal/keuangan, yakni what (apa), why (mengapa), where (di mana), when (kapan).

Keempat elemen dasar yang dipadukan dengan teori-teori perhitungan ekonomi di pasar keuangan/modal itu, sangat menentukan dalam mengambil keputusan investasi.

Ditambah dengan satu elemen lagi yakni psychology, di mana salah satu maksudnya adalah keyakinan sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: Pertamina Lubricants Dekatkan Diri dengan Masyarakat

''Sudah melakukan prediksi dan perhitungan, serta analisis yang benar saja, bisa terpengaruh oleh faktor psikologi ini. Akhirnya tidak mengambil keputusan berdasar prediksi dan perhitungan serta analisis yang benar tersebut.

Justru memilih mengambil keputusan tidak berdasarkan kebenaran tersebut. Jadi faktor psikologi ini sangat penting juga setelah berbagai analisis lain dilakukan,'' jelas Zuwan.

Baik Yahya dan Zuwan mengaku masih belajar banyak dan menimba pengalaman dalam berinvestasi.

Terpenting bagi mereka adalah mau mencoba dan terjun langsung investasi pasar modal atau pasar keuangan. Dengan pengalaman di masa muda tersebut, keduanya berharap kelak bisa menjadi pialang andal.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

X