Percepatan Pembangunan Papua Perlu Quick Wins, Akan Usung Ekonomi Hijau

- Sabtu, 3 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

JAKARTA, suamaerdeka.com - Kepala Pusat Analisa Kebijakan dan Kinerja Kementerian PPN/Bappenas Velix Wanggai menuturkan, perlunya Quick Wins dalam Rencana Aksi Percepatan Pembangunan Papua serta mengapresiasi keterlibatan mitra pembangunan dalam capacity building khususnya di tingkat distrik, planning, serta finance management.

Pembangunan Papua ke depan akan mengusung ekonomi hijau melalui pengembangan koridor Trans Papua, sejalan dengan yang disampaikan Resident Representative UNDP Sophie Kemkhadze.

"Pandemi Covid-19 menjadi kesempatan untuk perbaikan yang lebih hijau. Pemetaan penting dilakukan untuk pemulihan Papua dan Papua Barat pasca pandemi. Perlu dipastikan apa yang dilakukan dapat terkoordinasi dengan baik dan membawa dampak yang dapat dirasakan masyarakat serta mendorong ekonomi hijau,” jelas Sophie.

Kepala Bappeda Provinsi Papua Barat Dance Sangkek menyampaikan akan segera meluncurkan program Program Strategis Pemberdayaan Ekonomi dan Kelembagaan Kampung (Prospek) terkait sistem informasi kampung untuk mengembangkan ekonomi Orang Asli Papua dengan metode pendampingan.

Baca juga: Strategi Percepatan Pembangunan Papua, Potensi Wilayah Diidentifikasi

Senada dengan hal tersebut, Sekretaris Bappeda Provinsi Papua Adolf Kambuaya Adolf Kambuaya juga menyampaikan perlunya upaya mengembangkan jaringan jalan trans Papua agar terjadi pertumbuhan pusat ekonomi baru di sepanjang koridor trans Papua serta mengurangi risiko illegal loging.

Papua Platform dihadiri perwakilan mitra pembangunan di antaranya Siprianus Bate Soro (UNDP), Anders Mantiius (USAid), Astrid Kartika (DFAT), Ria Mariamah (UKCUU), yang menekankan beberapa aspek antara lain pentingnya collaborative governance agar pembangunan lebih fokus dan akuntabel, penyeimbangan peran pusat dan daerah terkait penerapan Inpres, serta penguatan peran mitra pembangunan agar lebih spesifik efektif dalam penerbitan Inpres baru.

Diskusi ini menghasilkan kesepakatan kolaborasi serta sinergi data dan informasi antara pemerintah bersama mitra pembangunan, khususnya pada kerangka Rancangan Inpres Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat.

 

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X