Harga Minyak Jatuh di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan Permintaan yang Melambat

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 08:24 WIB
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)
Ilustrasi kilang minyak (Terry McGraw from Pixabay)

Data tersebut tertunda sehari setelah liburan Hari Columbus pada Senin, 11 Oktober 2021.

Kekurangan batu bara dan gas alam di China, Eropa, dan India telah mendorong harga bahan bakar yang digunakan untuk pembangkit listrik lebih tinggi.

Produk minyak digunakan sebagai pengganti.

Komisi Eropa menguraikan langkah-langkah yang dapat digunakan Uni Eropa untuk memerangi lonjakan harga energi, dan mengatakan akan menjajaki pembelian gas bersama di antara negara-negara.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memangkas perkiraan pertumbuhan permintaan minyak dunia untuk tahun 2021 sambil mempertahankan prospek tahun 2022.

Tetapi OPEC mengatakan lonjakan harga gas alam dapat meningkatkan permintaan produk minyak karena pengguna akhir beralih.

"Laporan bulanan OPEC hari ini tampaknya menawarkan sesuatu untuk bullish dan bearish dengan badan itu secara tak terduga mengurangi perkiraan permintaan minyak global mereka ... untuk tahun ini sambil menyesuaikan perkiraan pertumbuhan pasokan non-OPEC mereka turun," kata Jim Ritterbusch, presiden Ritterbusch and Associates di Galena, Illinois.

Bensin dan diesel berjangka AS ditutup pada level tertinggi sejak Oktober 2014 pada Rabu 13 Oktober 2021.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hyundai Optimistis Creta Bisa Merajai Segmen SUV

Rabu, 1 Desember 2021 | 19:52 WIB
X