Lanjutkan Sesi Sebelumnya, Harga Emas Melonjak Sekitar 2 Persen di Akhir Perdagangan

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:45 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Melanjutkan sesi sebelumnya, harga emas melonjak sekitar dua persen ke level tertinggi hampir satu bulan pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB),

Kenaikan emas disebabkan mundurnya dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mengangkat permintaan terhadap logam mulia yang dianggap aman.

Untuk pengiriman Desember, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, melonjak 35,4 dolar AS atau 2,01 persen menjadi ditutup pada 1.794,70 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Selasa 12 Oktober 2021, emas berjangka juga terangkat 3,6 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.759,30 dolar AS.

Baca Juga: Hamil Anak Pertama, Siti Badriah: Masih Ngerasa Nggak Percaya

“Emas hanya mengikuti imbal hasil saat ini. Reaksi awal setelah data IHK (indeks harga konsumen) adalah lonjakan besar dalam imbal hasil, yang sekarang mulai memudar,” kata Daniel Pavilonis, ahli strategi pasar senior di RJO Futures.

Rabu 13 Oktober 2021 kemarin, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks harga konsumen AS, ukuran inflasi, naik 0,4 persen pada September, lebih tinggi dari ekspektasi pasar untuk kenaikan 0,3 persen.

Dalam 12 bulan hingga September, IHK AS meningkat 5,4 persen setelah naik 5,3 persen tahun-ke-tahun pada Agustus.

Pada awalnya, emas memangkas kenaikannya karena imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun yang jadi acuan naik di atas 1,6 persen menyusul data yang menunjukkan harga konsumen AS meningkat secara solid pada September dan siap untuk kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Baca Juga: Buntut Kebijakan Tidak Memihak Karyawan, Dirut PDAM Tirta Bumi Serasi Diminta Mundur

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X