Jurus Jitu, Dindagkop-UKM Kota Pekalongan Dorong UMKM Bangkit

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:35 WIB
Salah satu produk UMKM unggulan Kota Pekalongan batik, terpampang rapi di salah satu geray batik. Kini, kondisinya sudah mulai bergerak setelah mendapatkan pendampingan dari Pemkot Pekalongan. (suaramerdeka.com/Kuswandi)
Salah satu produk UMKM unggulan Kota Pekalongan batik, terpampang rapi di salah satu geray batik. Kini, kondisinya sudah mulai bergerak setelah mendapatkan pendampingan dari Pemkot Pekalongan. (suaramerdeka.com/Kuswandi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi sektor usaha yang merasakan dampak cukup dalam dari pandemi virus Covid-19.

Sudah lebih dari satu tahun keberlangsungan UMKM terus diuji di masa pandemi. Mulai dari sulitnya pemasaran hingga menurunnya daya beli masyarakat menjadi problema bagi para pelaku UMKM di Kota Pekalongan.

Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop-UKM) Kota Pekalongan, Joko Purnomo ST melalui Sekretaris, Rr. Tjandrawati, SE mengungkapkan dalam upaya melaksanakan program pemulihan ekonomi nasional, Pemkot Pekalongan melalui Dindagkop-UKM terus memberikan dukungan kepada UMKM untuk bangkit di tengah masa pandemi.

Baca Juga: Piala Thomas 2021: Jojo Bawa Indonesia kembali Unggul

Sebelumnya ada pembatasan beberapa kegiatan ekonomi masyarakat seperti pameran offline yang sementara ditiadakan, pembatasan kegiatan ekspor, dan sebagainya.

“Di masa sekarang ini Alhamdulillah pameran hybrid baik online maupun offline sudah diizinkan, walaupun offline sedikit, dari Dindagkop-UKM sudah mengikutsertakan UMKM Kota Pekalongan untuk ikut pameran di Bandung, Semarang,dan rencananya kami juga akan menyelenggarakan virtual ekspo online dan offlinenya,dan saat ini Alhamdulillah UMKM sudah mulai menggeliat kembali," terang Tjandra, Rabu 13 Oktober 2021.

Menurut Tjandra, upaya Dindagkop-UKM agar pelaku UMKM kembali bangkit mengembangkan usahanya diantaranya dengan memfasilitasi pelatihan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM), memberikan bantuan stimulus usaha.

Baca Juga: PON XX Papua: Atlet Terjun Payung Jateng Raih Emas

Pembekalan mengenai pemasaran digital marketing bagi semua pelaku UMKM agar memperluas jangkauan pemasaran usahanya, membangun branding hingga pelatihan ekspor.

Tjandra menyebutkan, saat ini pelaku UMKM di Kota Pekalongan yang tercatat di data Dindagkop-UKM sebanyak 23 ribu,dimana 1.147 diantaranya mayoritas UMKM yang bergerak di sektor batik.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sandi Uno: Pertahankan Lapangan Kerja

Rabu, 6 Oktober 2021 | 16:12 WIB

Hastag Local Pride naikan Brand Lokal Indonesia

Senin, 4 Oktober 2021 | 20:08 WIB
X