Optimalkan Sektor Ekonomi, Pariwisata Makin Perlu Disentuh Digitalisasi

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:50 WIB
Leuwi Jurig, destinasi wisata di Kota Garut. (Instagram.com/@ixchankiyara)
Leuwi Jurig, destinasi wisata di Kota Garut. (Instagram.com/@ixchankiyara)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Di tengah tren pandemi Covid-19 yang makin menurun, aktivitas di sektor pariwisata di daerah diharapkan mulai benar-benar bersiap.

Terutama dalam memanfaatkan teknologi digital yang jadi cenderung sudah jadi tuntutan.

"Digitalisasi produksi perlu dilakukan untuk mengoptimasi kinerja sektor ekonomi potensial di antaranya upaya pengembangan pariwisata yang menjadi salah satu andalan," jelas Kepala Bank Indonesia Jabar, Herawanto dalam keterangannya, Rabu, 13 Oktober 2021.

Baca Juga: PSIS Vs Persik: Tim Mahesa Jenar Targetkan Poin Penuh

Langkah yang bisa dilakukan seperti mengolah informasi yang dibutuhkan melalui kanal-kanal digital termasuk penyediaan virtual tour terkait dengan destinasi wisata favorit.

"Itu termasuk pengembangan wisata leisure seperti melalui smart tourism destination tools yang terdiri dari augmented reality untuk menampilkan peta lokasi, atraksi di obyek wisata, dan juga memanfaatkan rekam digital dari setiap calon pengunjung guna menciptakan seamless and personalized traveling," jelasnya.

Lebih dari itu, teknologi tersebut dapat mencakup aspek digitalisasi ekonomi dan pembayaran dengan mengembangkannya secara end-to-end business process dan menyeluruh pada sisi produksi, pemasaran, hingga pembayaran.

Baca Juga: Makin Lengket! Kedekatan Ariel Noah dan Dina Lorenza jadi Sorotan Warganet

Tentu, katanya, langkah tersebut perlu dibarengi dengan sokongan dari SDM yang memang siap menjalani perubahan tersebut.

Di antaranya melalui langkah pemberian pelatihan kepada pelaku di bidang pariwisata untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitasnya.

Tak hanya sektor pariwisata, digitalisasi juga diperlukan untuk meningkatkan produktivitas sektor unggulan seperti dengan memanfaatkan weather and soil sensor untuk mengetahui waktu tanam dan panen.

Baca Juga: Pinjol Meresahkan, Polri-OJK Tindak Tegas Pinjaman Online Ilegal

Kemudian, smart irrigation untuk memastikan tanaman teririgasi dengan baik serta menggunakan aplikasi logistik tani agar mempermudah pendataan luas lahan dan aktivitas lainnya.

"Karena nantinya kedua potensi tersebut, bisa diintegrasikan antara sektor pariwisata dan sektor perikanan, serta pertanian dalam satu tempat yang sama menjadi kawasan agro eduwisata," kata Herawanto.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X