Ekonomi Kembali Bangkit, PLN Siap Sambut Lonjakan Konsumsi Listrik

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 10:00 WIB
PLTU Suralaya, Banten. (suaramerdeka.com / dok)
PLTU Suralaya, Banten. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik andal dan mencukupi di tengah mulai kembalinya aktivitas masyarakat.

Hal ini ditandai dengan pertumbuhan konsumsi listrik mencapai 4,42 persen menjadi 187,78 terawatthour (TWh) hingga September 2021 (year on year).

Penjualan listrik PLN diproyeksikan bakal terus meningkat menembus 252,51 TWh hingga akhir tahun 2021, atau tumbuh sebesar 4,71 persen dibanding tahun lalu.

Menggeliatnya ekonomi di tengah pandemi, juga tampak dari pertumbuhan sektor industri yang tumbuh mencapai 10,63 persen pada kuartal III 2021.

Baca Juga: Papua Barat dan Yogyakarta Diguncang Gempa, Tidak Berpotensi Tsunami

Demi memastikan pasokan listrik cukup untuk memenuhi peningkatan konsumsi listrik, Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini langsung mengunjungi PLTU Suralaya, Banten.

Pembangkit berkapasitas 3.400 megawatt (MW) ini merupakan salah satu tulang punggung kelistrikan di sistem Jawa Bali untuk menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

"Saya ingin memastikan PLTU Suralaya bisa beroperasi dengan optimal. Mengingat saat ini kondisi pemulihan ekonomi sudah terasa. Dengan kondisi tersebut kita harus memastikan pembangkit kita siap apabila terjadi lonjakan konsumsi listrik," ujar Zulkifli.

Dia memastikan keandalan pasokan listrik mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Kemendag Ungkap 31.553 Depot Air Minum Tidak Higienis, hanya 28.719 yang Layak

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X