Kekhawatiran Inflasi Meningkat, Harga Emas Berbalik Menguat

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:15 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

"Ada lebih banyak penghindaran risiko di pasar dan emas diuntungkan dari itu, ditambah dengan kekhawatiran tentang inflasi dan pendinginan ekonomi global," kata analis Commerzbank Daniel Briesemann.

Dia menyebut, emas bisa mencapai 1.900 dolar AS di akhir tahun jika pembicaraan stagflasi makin mengemuka, karena suku bunga akan tetap relatif rendah, bahkan ketika Fed mulai melakukan tapering.

Fokusnya pada risalah dari pertemuan kebijakan Fed 21—22 September dan indeks harga konsumen, keduanya akan dirilis pada hari Rabu waktu setempat.

Emas juga mendapat dukungan setelah Dana Moneter Internasional (IMF) menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2021 dan 2022.

Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Desember turun 15,1 sen atau 0,67 persen, menjadi ditutup pada 22,514 dolar AS per ons.

Kemudian, platinum untuk pengiriman Januari naik 4,8 dolar AS atau 0,48 persen, menjadi ditutup pada 1,011,7 dolar AS per ons.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X