Groundbreaking Smelter Freeport, Presiden: Potensi Besar Ini Harus Dimanfaatkan

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik. (BPMI Setpres / Lukas)
Presiden Joko Widodo saat meninjau pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di KEK Gresik. (BPMI Setpres / Lukas)

GRESIK, suaramerdeka.com - Presiden RI Joko Widodo melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Eksklusif (KEK) Gresik.

Presiden Joko Widodo menyebut, smelter PT Freeport Indonesia ini dibangun di lahan seluas 100 hektare dan akan menjadi smelter single line terbesar di dunia saat ini.

“Inilah kenapa smelter PT Freeport ini dibangun di dalam negeri, yaitu di Gresik, Provinsi Jawa Timur. Ini adalah sebuah kebijakan strategis terkait dengan industri tambang tembaga setelah kita menguasai 51 persen saham Freeport."

"Dan saat itu juga, kita mendorong agar Freeport membangun smelter di dalam negeri. Karena sekali lagi, kita ingin nilai tambah itu ada di sini,” ungkap Presiden Joko Widodo dikutip dari laman Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: DPR Minta Pemerintah Fokus Testing dan Vaksinasi di Sekolah serta Perguruan Tinggi untuk PTM yang Lebih Baik

Pabrik tersebut disebutkan menghasilkan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau 480 ribu ton logam tembaga.

Pembangunan smelter di dalam negeri ini akan memperkuat hilirisasi industri, Indonesia sendiri masuk dalam kategori tujuh negara yang memiliki cadangan tembaga terbesar di dunia.

“Potensi yang sangat besar ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya, sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dengan menciptakan nilai tambah yang setinggi-tingginya bagi ekonomi kita,” tegasnya.

Baca Juga: Pecahkan Rekor Muri; Pelihara Garis Pantai, Polda Tanam Sejuta Mangrove

Hilirisasi tentunya akan memberikan nilai tambah bagi negara berupa pemasukan yang lebih tinggi hingga menciptakan lebih banyak lapangan kerja, dan membuat bangsa Indonesia semakin mandiri dan semakin maju.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DJKI : Penting Paten Produk Untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 20 September 2022 | 09:26 WIB

PLN Tegaskan Tidak Ada Penghapusan Pelanggan Daya 450 VA

Sabtu, 17 September 2022 | 09:48 WIB

Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

Rabu, 14 September 2022 | 06:45 WIB

Hadapi Era Industri 4.0, SDM Memang Harus Bisa Bersaing

Selasa, 6 September 2022 | 09:24 WIB
X