Daihatsu Perluas Edukasi Program Penyu untuk Indonesia

- Minggu, 27 September 2020 | 20:45 WIB
suaramerdeka.com/dok
suaramerdeka.com/dok

JAKARTA, suaramerdeka.comPT Astra Daihatsu Motor (ADM) memiliki komitmen dan tanggung jawab sosialnya melalui program CSR (Corporate Social Responsibility), yang salah satunya adalah pilar Hijau Bersama Daihatsu.

Customer Satisfaction & Value Chain Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Elvina Afny mengatakan, pada Pilar Hijau, Daihatsu terus melakukan wujud nyata dalam melestarikan lingkungan di bidang keanekaragaman hayati, salah satunya adalah Penyu Untuk Indonesia.

Baca Juga: Keren! Konservasi Penyu Cilacap, Pertamina Gagas Eduwisata

Baca Juga: 13 Penyu Ditemukan Mati di Perairan Cilacap, Penyebab Masih Misterius

Baca Juga: Lima Bangkai Penyu Ditemukan di Cilacap dalam 2 Bulan Terakhir

"Penyu yang memiliki nama ilmiah Chelonioidea merupakan organisme perairan laut dan termasuk binatang purba yang terancam punah," ujar Elvina, Minggu (27/9/2020).

Dia menjelaskan, hewan berjenis reptil laut ini memiliki 7 spesies di dunia, 6 diantaranya berhabitat di Indonesia. Perubahan iklim, pembangunan industri, serta meningkatnya sampah di laut menyebabkan kehidupan penyu kian terancam.

Sejak 2011, lanjut Elvina, Daihatsu terus melestarikan salah satu satwa yang dilindungi ini, bekerja sama dengan KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan), KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), serta komunitas pelestari penyu. Saat ini, terdapat 6 konservasi penyu binaan Daihatsu yang tersebar di Indonesia dan telah berhasil menetaskan serta melepas-liarkan sebanyak lebih dari 399.000 Tukik di seluruh Indonesia.

Ada pun 6 lokasi konservasi penyu binaan Daihatsu ini berada di Pulau Pramuka yang bertempat di Taman Nasional Kepulauan Seribu yang diresmikan pada 2013; Perancak, Bali (2013); Batu hiu, Pangandaran (2015); Pasir Jambak, Padang (2017); Pantai Binasi, Sibolga (2019); dan Alun utara, Bengkulu (2020).

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

X