JAKARTA, suaramerdeka.com - Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai salah satu bandara di dunia dengan rating tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan dan keamanan dalam mencegah penyebaran Covid-19. Bahkan di Indonesia, rating Soekarno-Hatta merupakan yang paling tinggi dibandingkan dengan bandara lainnya berdasarkan evaluasi lembaga global Safe Travel Barometer yang memberikan rating Safe Travel Score hingga 4.09 bagi Soekarno-Hatta.
Rating tertinggi dalam penilaian ini adalah 5, namun belum ada bandara di dunia mencapai skor tersebut. Safe Travel Barometer memiliki database terbesar dan paling komprehensif di dunia mengenai protokol kesehatan dan keamanan terkait Covid-19.
President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengatakan rating tertinggi Soekarno-Hatta dalam penerapan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 ini sejalan dengan komitmen dan kerja sama seluruh stakeholder.
PT Angkasa Pura II dan seluruh stakeholder seperti Otoritas Bandara, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan, maskapai, TNI/Polri, Balai Karantina, Kantor Imigrasi, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 dan lainnya tetap beroperasi sebagai pintu gerbang utama negara dan tetap menjaga konektivitas di Tanah Air meski menghadapi tantangan berat dari pandemi Covid-19.
“Komitmen menjalankan protokol secara ketat yang didukung dengan berbagai inovasi berbasis teknologi merupakan salah satu kunci bagi kami agar Soekarno-Hatta dapat selalu mengedepankan aspek kesehatan dan keamanan di tengah pandemi,” jelas Muhammad Awaluddin.
Baca juga: Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma Perketat Protokol Kesehatan, Dukung PSBB
Adapun Safe Travel Barometer merilis Safe Travel Score untuk kategori bandara, berdasarkan audit independen terhadap lebih dari 200 bandara di dunia termasuk mengenai upaya bandara dalam menerapkan langkah guna menjaga Kesehatan dan keselamatan traveler.
Safe Travel Score antara lain menilai implementasi dari touchless processing (menghilangkan fasilitas/proses yang membutuhkan sentuhan tangan); pengecekan suhu tubuh; peraturan kewajiban memakai masker; hand sanitizer; kewajiban surat keterangan sehat; keharusan pengetesan Covid-19; aplikasi untuk contact tracing; waktu minimum untuk check-in; disinfeksi di toilet, eskalator, lift, boarding gate; dan penggunaan face shield bagi staf bandara.
Co-Founder and CEO Safe Travel Barometer Virendra Jain mengatakan bandara memiliki peran penting dalam membuat penumpang mudah beradaptasi di dalam masa new normal. “Mereka adalah lini terdepan pertahanan untuk memastikan keamanan dan mengurangi kekhawatiran dalam perjalanan.”
Bandara, lanjut Virendra Jain, harus mengimplementasikan beragam inisiatif untuk memastikan keamanan dan kenyamanan traveler dan kru pesawat, di samping juga meminimalisasi potensi penyebaran Covid-19.