Perkembangan Keuangan Digital Indonesia: Presiden Minta Dikawal, Dijaga dan Difasilitasi

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Presiden Joko Widodo kala memberikan pidato kunci pada Pembukaan OJK Virtual Innovation Day 2021. (BPMI Setpres / Kris)
Presiden Joko Widodo kala memberikan pidato kunci pada Pembukaan OJK Virtual Innovation Day 2021. (BPMI Setpres / Kris)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo menekankan agar perkembangan keuangan digital yang cepat ini harus dijaga, dikawal, dan sekaligus difasilitasi agar dapat tumbuh secara sehat untuk perekonomian masyarakat.

Hal itu diungkapkan Presiden Joko Widodo kala memberikan pidato kunci pada Pembukaan OJK Virtual Innovation Day 2021, Senin, 11 Oktober 2021 pagi, di Istana Negara, Jakarta.

“Jika kita kawal secara cepat dan tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital setelah Cina dan India dan bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ketujuh di 2030,” ujar Presiden Joko Widodo.

Gelombang digitalisasi yang terjadi beberapa tahun terakhir yang juga dipercepat dengan adanya pandemi Covid-19 harus disikapi dengan cepat dan tepat.

Baca Juga: Covid-19 Recovery Index Indonesia Terbaik di ASEAN, Airlangga: Kasus Turun hingga 94, 55 Persen

Di tengah marak dan semakin berkembangnya bank dan asuransi berbasis digital, pembayaran elektronik, dan inovasi finansial teknologi atau fintech lainnya, penipuan dan tindak pidana keuangan juga terus terjadi.

Momentum ini, lanjut Presiden Joko Widod juga harus disambungkan dengan upaya membangun ekosistem keuangan digital yang kuat dan berkelanjutan.

“Ekosistem keuangan digital yang bertanggung jawab, memiliki mitigasi risiko atas kemungkinan timbulnya permasalahan hukum dan permasalahan-permasalahan sosial untuk mencegah kerugian dan meningkatkan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden menekankan, pembiayaan teknologi finansial atau fintech juga harus didorong untuk kegiatan produktif, memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang tidak terjangkau layanan perbankan.

Baca Juga: Permintaan Global Pulih, Harga Minyak Melambung ke Level Tertinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X