Rapid Test Sasar Ratusan Penderita TBC yang Rentan Terpapar Covid-19

Nugroho
- Selasa, 7 Juli 2020 | 11:12 WIB
Rapid test sasar ratusan penderita TBC yang rentan terpapar covid-19. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)
Rapid test sasar ratusan penderita TBC yang rentan terpapar covid-19. (suaramerdeka.com/Teguh Inpras)

BREBES, suaramerdeka.com –  Rapid Test sasar ratusan penderita TBC yang rentan terpapar covid-19. Mereka adalah ratusan penderita Tuberkulosis atau TBC di Kecamatan Bumiayu, Brebes, mendapatkan perhatian dan pengawasan khusus lantaran kelompok itu tergolong orang dengan risiko (ODR) terpapar Covid-19.

Kepala BLUD UPTD Puskesmas Bumiayu, dokter Ali Budiarto mengatakan, selain melakukan pemantauan kesehatan secara rutin, di masa pandemi virus Covid-19, pihaknya akan melakukan tes cepat (rapid test) sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19 di kelompok rentan ini.

”Secara umum setiap orang berpotensi terkena Covid-19. Namun, virus Covid-19 akan sangat berbahaya apabila menjangkiti beberapa orang dengan riwayat penyakit, salah satunya TBC,” kata Ali, saat dalam Pertemuan Lintas Sektoral Penanganan Pandemi Virus Corona di Aula Kantor Kecamatan Bumiayu, Senin (6/7).

Pertemuan itu dihadiri forum pimpinan kecamatan dan para kades. Berdasarkan data tercatat ada 169 penderita Tuberkulosis atau TBC di Kecamatan Bumiayu, Brebes. Mereka akan mendapat pengawasan agar tetap mendapatkan layanan pengobatan sekaligus juga terhindar dari virus Covid-19.

Ali memaparkan, ratusan orang penderita TBC itu masing-masing tersebar di wilayah Puskesmas Kaliwadas (Desa Pruwatan, Kaliwadas, Kalilangkap, Kalisumur, Kalinusu dan Pamijen) 90 orang dan Puskesmas Bumiayu (Desa Penggarutan, Dukuhturi, Adisana, Kalierang, Jatisawit, Laren, Negaradaha, Langkap dan Bumiayu) 79 orang.

”Di masa pandemi Covid-19 ini, kita akan melaksanakan pengawasan. Yakni kunjungan ke rumah penderita TBC oleh petugas kesehatan, Babinsa dan Babinkamtibmas,” kata Ali.

Dalam kunjungan rumah nanti, Ali menambahkan, petugas akan melakukan pendataan terkait kesehatan dan kondisi rumah penderita TBC. Lalu pemberian obat-obatan, vitamin C dan masker.

”Petugas juga akan dilakukan rapid test sebagai deteksi apakah mereka terindikasi terpapar Covid-19 atau tidak,” ujarnya.

Camat Bumiayu Eko Purwanto meminta kepala desa mensukseskan program perlindungan terhadap ODR (Orang Dengan Risiko) khususnya para penderita TBC. Apabila penderita TBC terkena Covid-19, berisiko fatal pada kondisi kesehatanya.

Halaman:

Editor: Nugroho

Terkini

X