Kreativitas Merupakan Perwujudan dari Ide dan Gagasan, Berbasis 3 Budaya, Intelektual dan Tekno

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:44 WIB
Stan pameran yang berisi produk kreatif ditampilkan di acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 Semarang dan Banyumas di gedung Merbabu Hall Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Rabu-Kamis (6-7/10). (suaramerdeka.com/Aristya Kusuma Verdana)
Stan pameran yang berisi produk kreatif ditampilkan di acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 Semarang dan Banyumas di gedung Merbabu Hall Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Rabu-Kamis (6-7/10). (suaramerdeka.com/Aristya Kusuma Verdana)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif menggelar Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 Semarang dan Banyumas di gedung Merbabu Hall Pusat Rekeasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Jawa Tengah, Rabu-Kamis (6-7/10).

Acara yang digelar untuk melakukan pendataan peta konsep kreatif ini berupa pameran, talkshow, pentas seni, dan karya film.

''Pada 2019 telah terbit undang-undang ekonomi kreatif. Di sana disebutkan ekonomi kreatif merupakan perwujudan kreativitas manusia berbasis tiga hal yakni, budaya, intelektual, dan teknologi,'' kata Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Kementerian Pariwisata Ekonomi dan Kreatif, M Neil El Himam.

Baca Juga: Benyamin S (2), Hobi Menghibur, Kerap Ditraktir Teman-teman Sekolah

Kegiatan yang dibuka untuk umum ini bisa didatangi langsung. Selain harus mematuhi protokol kesehatan, pengunjung harus menjukkan sertifikan vaksin Covid-19.

Pengunjung bisa melihat produk kreatif yang dipamerkan, sekaligus membelinya. Di stan masing-masing juga memungkinkan untuk berdialog langsung dengan kreator produk.

Peserta pameran selain mengisi stan, juga tampil di panggung pertunjukan. Dua hari, digelar pula dialog kreatif dengan narasumber yang kompeten seperti Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Perancang Busana, Pelaku Usaha Fashion dan Kuliner Anne Avantie.

Di bidang fashion ada Ari Purnawan dari Oerip Indonesia, Yuliana Aqni dari Markonah, Jessie Setiawati dari Setitik Culture Ware, Achmad Bagus Dianputra dari Rakus Leather, dan Novita Dwi Parastuti dari My Dailly Hijab.

Kuliner menghadirkan Kevin Yota dengan Herbaldoc, Bintari Saptanti dengan CV Sundoro Indonesia, Raikhanatun Nafi'ah dengan Misteripang, Patasanty Leigita Caprina Janalti dengan Qina Bandeng, Widi Artanti dengan Tanros-Selai Bunga Mawar, dan Sri Hastuti dengan Kueh Moaci Gemini.

Kemudian bidang kriya terdapat Firman Setyaji dari Bengok Craft, Eli Dwi Astuti dari Rasendriya, Eni Permani dari Ethnicode, Lyna dari Windiarti Double Eight Craft, Harry Friman Poerwijanto dari Jirolu Stone Craft.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X