Platform Mandiri Pintar Ajukan Kredit Mikro Cukup 15 Menit Saja

- Senin, 29 Juni 2020 | 17:42 WIB
MANDIRI PINTAR : Regional CEO 7 Bank Mandiri Maswar Purnama (dua dari kiri) bersama dengan tim serta nasabah mikro saat pengenalan platform digital Mandiri Pintar di Semarang, Senin (29/6). (suaramerdeka.com/dok)
MANDIRI PINTAR : Regional CEO 7 Bank Mandiri Maswar Purnama (dua dari kiri) bersama dengan tim serta nasabah mikro saat pengenalan platform digital Mandiri Pintar di Semarang, Senin (29/6). (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bank Mandiri terus berinovasi untuk mendorong pertumbuhan kredit khususnya di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Platform digital kredit Mikro Mandiri Pintar (Pinjaman Tanpa Ribet) pun dikenalkan kepada nasabah secara serentak hari Senin (29/6) ini.

Regional CEO 7 Bank Mandiri Maswar Purnama mengatakan, proses pengajuan kredit melalui smartphone kepada nasabah lewat Mandiri Pintar hanya membutuhkan waktu 15 menit saja.

''Aplikasi ini juga dapat melayani pengajuan kredit mikro produktif baru maupun top up kredit mikro produktif eksisting,'' papar Maswar di sela pengenalan aplikasi Mandiri Pintar di Semarang, Senin (29/6).

Di masa pandemi, nasabah juga tidak perlu mendatangi kantor cabang Bank Mandiri untuk mengajukan kredit mikro. Melalui aplikasi ini, tenaga pemasar mikro Mandiri yang saat ini berjumlah lebih dari 6.700 orang yang tersebar di seluruh Indonesia, dapat memproses kredit langsung dari lokasi nasabah berada.

''Lewat layanan mikro digital platform jadi salah satu inisiatif Bank Mandiri dalam mendukung upaya pemerintah dalam percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, khususnya melalui penyaluran kredit mikro produktif,'' paparnya.

Sejak tahun 2008, Bank Mandiri telah menyalurkan KUR kepada sekitar 1,65 juta debitur dengan jumlah kredit mencapai Rp 97,65 triliun. Selain KUR, selama tahun 2020, Bank Mandiri juga telah menyalurkan KUM kepada 301.453 debitur dengan nilai sebesar Rp 13,2 triliun.

Sementara itu, khusus di wilayah Jateng dan DIY Bank Mandiri telah menyaluran KUR sebesar Rp 1 triliun kepada 13.654 debitur dan KUM sebesar Rp 354,8 miliar kepada 5.405 debitur per Januari - Mei 2020.

Editor: Maya

Tags

Terkini

Pandemi Melandai, Komoditas Kopi Kembali Bersemi

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:15 WIB
X