Pertamina Gandeng UMKM Salurkan Bright Gas Lewat Program Pinky Movement

- Senin, 29 Juni 2020 | 14:48 WIB
GANDENG UMKM: Pertamina menggandeng pelaku UMKM untuk menyalurkan LPG non subsidi Bright Gas. (suaramerdeka.com / dok)
GANDENG UMKM: Pertamina menggandeng pelaku UMKM untuk menyalurkan LPG non subsidi Bright Gas. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pertamina menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menyalurkan LPG non subsidi Bright Gas lewat program Pinky Movement. Di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, tahapan awal program Pinky Movement diikuti 31 pelaku UMKM di wilayah Boyolali dengan total nilai penyaluran Program sebesar Rp 2,455,000,000.

Pjs. General Manager Pertamina MOR IV, Rahman Pramono Wibowo menjelaskan Pinky Movement merupakan modifikasi dari program kemitraan BUMN dengan menggandeng pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengoptimalkan penyaluran menyalurkan LPG non subsidi Bright Gas.

Selain itu tujuan lain dari program ini adalah mengedukasi pelaku UMKM dan masyarakat agar penyaluran LPG menjadi tepat sasaran. “Para pelaku UMKM ini adalah mereka yang kesehariannya tidak lepas dari penggunaan bahan bakar LPG baik itu penjual atau pangkalan LPG ataupun usaha-usaha seperti kuliner yang menggunakan LPG sebagai bahan bakarnya," katanya, Senin (29/6).

Rahman menuturkan sampai saat ini banyak masyarakat yang belum bisa membedakan LPG subsidi 3 kilogram dan non subsidi sehingga perlu adanya eduksi yang terus menerus salah satunya lewat program Pinky Movement.

Pertamina MOR IV menargetkan penyaluran program kemitraan pada tahun 2020 sebesar Rp 18.000.000.000. Pada tahun 2019 Pertamina MOR IV berhasil menyalurkan program kemitraan sebesar nanti atau sebanyak Rp. 31.000.000.000 dengan jumlah 500 mitra binaan UMKM yang tersebar di wilayah Jateng DIY.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X