Serap Tenaga Kerja hingga 19 Juta Orang, Sektor Properti jadi Fokus Utama Pemulihan Ekonomi Nasional

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 11:07 WIB
Sektor properti mulai pulih (Foto: Shutterstock)
Sektor properti mulai pulih (Foto: Shutterstock)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Keberlangsungan sektor usaha properti menjadi salah satu fokus utama Pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional.

Saat ini penduduk perkotaan di Indonesia telah mencapai 56,7% yang diprediksi akan mencapai 66,6% di 2035 dan 72,8% di 2045. Di samping itu, masih ada 15,5 juta orang yang tinggal di rumah tidak layak pada 2020.

Untuk itu, sektor properti terus didorong agar terus berkontribusi aktif dalam penyediaan hunian yang layak dan diperlukan strategi yang tepat dalam situasi pandemi Covid-19.

Baca Juga: Sinopsis Film Fast and Furious 9: Masa Lalu Keluarga Dominic Toretto Terkuak

“Sektor properti memiliki multiplier-effect baik dari sisi forward-linkage maupun backward-linkage terhadap 174 sub sektor industri baik secara langsung maupun tidak langsung.

Penyerapan tenaga kerja langsung di industri properti juga mencapai hingga 19 juta orang,” tutur Menko Airlangga dalam acara Properti Indonesia Award, secara virtual pada Rabu, 6 Oktober 2021.

Berbagai insentif yang telah diberikan oleh Pemerintah antara lain kebijakan Loan to Value (LTV) dan Financing to Value (FTV) sebesar 100% untuk kredit properti.

Pada tahun 2021 Pemerintah juga telah menerbitkan kebijakan pemberian insentif PPN yang telah diberikan sejak bulan Maret hingga Agustus dan telah diperpanjang hingga Desember 2021.

Baca Juga: Hasil Seleksi PPPK Guru Diumumkan Hari Ini, Berikut Link Pengumumannya

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X