BRI Berdayakan Pasar Bulu Jadi Pasar Digital

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 10:30 WIB
Regional CEO BRI Semarang Wahyu Sulistiyono bersama Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah Pribadi Santoso, dan sejumlah pejabat bersama-sama membunyikan sirine saat meluncurkan Pasar Digital Bulu Semarang. (suaramerdeka.com / Slamet Daryono)
Regional CEO BRI Semarang Wahyu Sulistiyono bersama Wakil Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Kepala Perwakilan BI Jawa Tengah Pribadi Santoso, dan sejumlah pejabat bersama-sama membunyikan sirine saat meluncurkan Pasar Digital Bulu Semarang. (suaramerdeka.com / Slamet Daryono)

Baca Juga: Waspadai Masalah Jantung Usai Pulih dari Covid-19, Perhatikan Beberapa Kondisi Ini

Mereka fokus pada penanaman semangat kewirausahaan (enterpreneurship) kepada pelaku UMKM.

Hal itu dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan semangat pelaku usaha agar terus dapat mengembangkan bisnis.

Sementara fasilitas untuk mendukung pengembangan ekosistem Pasar Digital Bulu, Wahyu menyampaikan, BRI telah menghadirkan beberapa platform, diantaranya Pasar.id.

Platform ini untuk membantu pelaku UMKM di pasar tradisional dalam memasarkan dagangannya melalui pesan antar secara online, dengan mengintegrasikan semua pelaku UMKM Pasar Tradisional di aplikasi Pasar.Id, sehingga dapat langsung terhubung dengan pembeli secara daring melalui bantuan admin pasar serta jasa pengantar (memberdayakan ojek pasar).

Kemudian Stroberi Tagihan. Platform ini untuk memudahkan pengelola pasar dalam melakukan monitoring penagihan retribusi, jasa kebersihan, sewa, biaya listrik, air, serta biaya lain yang timbul dalam pengelolaan Pasar Tradisional.

Selain itu juga membantu pemerintah daerah dalam melakukan transparansi transaksi keuangan.

Platform selanjut QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Ini berfungsi untuk membantu memudahkan transaksi pembayaran melalui scan barcode di pedagang atau pengelola pasar guna mewujudkan cashless society yang cepat, aman, dan higienis karena bersifat contactless.

Ada juga Stroberi Kasir, untuk membantu pelaku UMKM di Pasar Tradisional dalam mengelola keuangan dan persediaan barang dagangan.

Menurut Wahyu, sampai saat ini, di Jawa Tengah pesisir utara yang merupakan wilayah supervisi Regional Office BRI Semarang, terdapat 367 pasar yang menggunakan Pasar.id.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X