Dolar Stabil pada Sekeranjang Mata Uang Lain Jelang Rilis Data Pasar Tenaga Kerja AS

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 09:48 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Jelang rilis data pasar tenaga kerja AS, dolar stabil terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).

Tak ada perubahan dalam indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang saingannya, diperdagangkan pada 94,199, tidak jauh dari tertinggi satu tahun di 94,504 yang disentuh minggu lalu.

Rilis data pasar ini dapat memberikan petunjuk tentang kapan langkah Federal Reserve (Fed) selanjutnya, di mana sebagian besar pasangan mata uang utama bertahan pada kisaran yang lazim, dengan para pedagang enggan memasang taruhan besar sebelum data ketenagakerjaan dirilis.

"Jelang data penggajian non-pertanian (NFP) yang agak khusus telah mengambil alih pasar hari ini," kata Michael Brown, analis senior di perusahaan pembayaran Caxton di London.

Baca Juga: Gugah Partisipasi Pemeliharaan Kebudayaan, FKY Gelar Catatan Warga

"Saya pikir kita mungkin akan berkisar seperti ini sampai laporan pekerjaan keluar, meskipun demikian setiap pelemahan dolar AS akan memudar mengingat bagaimana tapering pada November terlihat hampir pasti," kata Brown.

Setelah November, Federal Reserve kemungkinan akan mulai mengurangi pembelian obligasi bulanannya segera setelah November dan kemudian menindaklanjuti dengan kenaikan suku bunga, ketika peralihan kebijakan krisis pandemi bank sentral AS mendapatkan momentum.

Laporan ahli strategi valas dalam laporan BofA Globbal Research menyebut, dalam seminggu setelah data, dolar cenderung membalikkan sebagian besar keuntungan atau kerugian yang telah terjadi sejak hari rilis NFP.

Baca Juga: Penurunan Klaim Awal Pengangguran Mingguan Buat Harga Emas Melemah

Mata uang Poundsterling menguat 0,3 persen, Kamis 7 Oktober 2021 karena sentimen risiko global sedikit membaik dan analis mengatakan prospek kenaikan suku bunga bank sentral Inggris (Bank of England) mengurangi beberapa potensi penurunan mata uang.

Di pasar mata uang digital, Bitcoin, uang kripto terbesar di dunia berdasarkan nilai pasarnya, turun dari level tertinggi hampir lima bulan di 55.800 dolar AS yang disentuh pada Rabu 6 Oktober 2021, terakhir diperdagangkan di sekitar 54.040,48 dolar AS.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Program BI Religi Bantu Percepatan Vaksinasi Covid-19

Jumat, 3 Desember 2021 | 08:12 WIB
X