Penurunan Klaim Awal Pengangguran Mingguan Buat Harga Emas Melemah

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 08:24 WIB
ilustrasi emas (pixabay)
ilustrasi emas (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Penurunan klaim awal pengangguran mingguan AS menjelang data pekerjaan bulanan akhir pekan ini membuat harga emas melemah pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).

Untuk pengiriman Desember, kontrak harga emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, turun 2,6 dolar AS atau 0,15 persen, menjadi ditutup pada 1.759,20 dolar AS per ounce.

Sehari sebelumnya, Rabu 5 Oktober 2021, emas berjangka juga naik 0,9 dolar AS atau 0,05 persen menjadi 1.761,80 dolar AS per ounce.

Penurunan klaim juga membuat imbal hasil obligasi pemerintah AS lebih tinggi dan memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (Fed) AS akan segera mulai mengurangi dukungan ekonominya.

Baca Juga: Newcastle United Resmi Diakuisisi Konsorsium Arab Saudi, Semua Persyaratan Sudah Disetujui

Kamis kemarin, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan klaim pengangguran mingguan baru AS untuk pekan yang berakhir 2 Oktober turun 38.000 menjadi 326.000, lebih baik dari yang diperkirakan.

Jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun paling banyak dalam tiga bulan pekan lalu, menunjukkan pemulihan pasar tenaga kerja mendapatkan kembali momentum setelah perlambatan baru-baru ini.

"Laporan itu membantu mendorong imbal hasil obligasi naik dan sedikit reli di pasar saham AS, menekan emas," kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Baca Juga: Pemerintah Kerja Sama dengan Seluruh Stakeholder untuk Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Secara tradisional, emas dianggap sebagai lindung nilai inflasi, dolar yang lebih kuat membuatnya lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X