Jaga Daya Beli Masyarakat, Urban Farming untuk Kemandirian Pangan Diperkuat

- Selasa, 9 Juni 2020 | 13:11 WIB
Kepala Perwakilan BI Jabar, Herawanto menyerahkan paket sembako dan APD kepada Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Selasa (9/6). (suaramerdeka.com/Setiady Dwi)
Kepala Perwakilan BI Jabar, Herawanto menyerahkan paket sembako dan APD kepada Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Selasa (9/6). (suaramerdeka.com/Setiady Dwi)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), Bank Indonesia Jabar mulai menyusun langkah dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian masyarakat akibat pandemi corona.

Salah satu fokus yang dilakukan adalah persoalan daya beli masyarakat yang turun sebagai dampak dari penyebaran virus tersebut. Caranya, menghadirkan ketersediaan pangan yang memadai bagi masyarakat mengingat pangan berpotensi menjadi permasalahan jangka panjang.

Untuk itu, mereka melakukan perkuatan terhadap program urban farming (pertanian perkotaan) melalui budi daya ikan dalam ember (Budikdamber) di Kota Bandung. Program ini bahkan bisa dikembangkan di rumah warga yang berada di gang-gang kecil.

Menurut Kepala Perwakilan BI Jabar, Herawanto, program tersebut memadukan sistem budidaya ikan air tawar dengan konsep akuaponik. Ikan lele yang dikembangkan terintegrasi dengan sistem produksi sayuran kangkung.

"Langkah ini dalam rangka menjaga denyut nadi perekonomian. Daya beli masyarakat, penyediaan akses ketersediaan pangan yang berdampak pada tingkat inflasi," katanya di sela-sela memberikan bantuan BI berupa masing-masing 500 paket sembako dan APD kepada Gugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Selasa (9/6).

Pasalnya, urban farming tersebut bisa menjadi sumber penghasilan. Tak hanya itu, keberadaan pertanian perkotaan itu bisa menghadirkan kemandirian pangan bagi masyarakat dalam pemenuhan konsumsi rumah tangganya.

Lebih dari itu, hal ini diharapkan bisa jadi memperkuat tatanan new normal yang tengah digencarkan di saat pandemi Covid-19.

Tinggal persoalannya kemudian adalah pemanfaatan lahan terbatas di kawasan perkotaan guna diubah menjadi lahan pertanian produktif hijau sehingga dapat memberikan manfaat ekonomis kepada  masyarakat.

Walikota Bandung, Oded M Danial mengapresiasi program tersebut. Konsep urban farming itu diharapkan bisa ikut mempercepat kemandirian pangan bagi warga. Dia pun ingin program itu bisa melengkapi program-program lainnya yang digulirkan Pemkot.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X