PGN Targetkan 4 Juta SRT Penyaluran Gas Bumi di Kawasan Perumahan: Kerja Sama dengan Developer

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 22:17 WIB

JAKARTA, suaramerdeka.com - Penyaluran gas bumi di kawasan perumahan, menjadi bagian dari target Perusahaan Gas Negara (PGN) untuk memperluas pengembangan jaringan gas (jargas) dan mencapai target 4 juta SRT.

Dalam menjalankan penugasan membangun jargas, PGN tidak bisa berjalan sendiri.

Sehingga PGN berinisiatif untuk bekerja sama dengan developer.

Baca Juga: Program Pengembangan Kapasitas SDM IELLN Tingkatkan Daya Saing

Hal itu disampaikan Direktur Sales dan Operasi PGN, Faris Aziz, saat penandatanganan Heads Of Agreement (HOA) antara PGN dengan Agung Sedayu Grup, di Jakarta, Rabu, 6 Oktober 2021.

"Diharapkan kerja sama PGN dengan developer menjadi lifestyle baru yang bisa dihadirkan di kawasan perumahannya dan dapat menjadi role model bagi provinsi lain terkait jargas," kata Fariz Aziz.

Sementara itu Direktur Agung Sedayu Grup, Restu Mahesa mengatakan, bahwa pemanfaatan gas bumi ini dapat meningkatkan value produk-produk ASG dan tentunya mendukung program langit biru pemerintah DKI Jakarta.

Baca Juga: Industri Kelapa Sawit Nasional Perkuat Kemitraan Petani Sawit

Serta untuk meningkatkan akses gas bumi di wilayah DKI Jakarta.

Diketahui, Subholding Gas PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bekerja sama dengan PT Karunia Indo Sejahtera (KIS) sebagai bagian dari Agung Sedayu Group (ASG) dalam rangka pemanfaatan gas bumi untuk kawasan rumah tangga dan komersial di Kawasan Pantai Indah Kapuk.

Kerja sama ini meliputi Kawasan Bukit Golf Mediterania (PIK), Kawasan Pantai Maju (Golf Island), Kawasan Pantai Kita (River Walk), Kawasan PIK 2 dan PIK 2 Extenstion.

Kerja sama diresmikan dengan penandatanganan Heads Of Agreement (HOA) yang diwakili oleh Direktur Sales dan Operasi PGN Faris Aziz, Direktur Agung Sedayu Group Restu Mahesa dan Yohanes Edmond Budiman, rabu, 6 Oktober 2021.

Penandatanganan juga disaksikan secara online oleh CEO Agung Sedayu Group Richard Halim Kusuma.

Selain itu, PGN dan KIS juga akan melaksanakan pengembangan pembangkit tenaga listrik dan konversi kendaraan operasional milik KIS dari berbahan bakar minyak menjadi berbahan bakar gas bumi (BBG).

Serta pengembangan layanan operasi dan pemeliharaan infrastruktur di Kawasan tersebut.

"Kami berharap agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dan juga kami sampaikan bahwa ke depan, PGN akan terus menyalurkan gas bumi dengan pemanfaatan moda gas bumi non pipa (beyond pipeline), dalam bentuk Compressed Natural Gas (CNG) dan/atau Liquified Natural Gas (LNG) untuk memenuhi kebutuhan gas bumi nasional," pungkas Faris.

Halaman:
1
2

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X