Program Pengembangan Kapasitas SDM IELLN Tingkatkan Daya Saing

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 20:59 WIB
Wakil Ketua Umum Kadin Jateng Bernardus Arwin memberikan sambutan dalam Indonesia Enterprise-Led Learning Network (IELLN) yang diikuti pelaku UMKM dan perwakilan perusahaan di Semarang, Rabu (6/10). (suaramerdeka.com/ Irawan Aryanto)
Wakil Ketua Umum Kadin Jateng Bernardus Arwin memberikan sambutan dalam Indonesia Enterprise-Led Learning Network (IELLN) yang diikuti pelaku UMKM dan perwakilan perusahaan di Semarang, Rabu (6/10). (suaramerdeka.com/ Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - The Asian Development Bank (ADB) bersama dengan Kementrian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) bersinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Tengah memulai pelatihan Indonesia Enterprise-Led Learning Network (IELLN) di Semarang, Rabu 6 Oktober 2021.

Pelatihan ini untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang bertujuan meningkatkan produktivitas dan kelayakan kerja karyawan.

Selain itu juga meningkatkan keterampilan dan kompetensi pengusaha, pemilik usaha, manajer SDM dan karyawan supaya bisa menjadi penggerak untuk mengidentifikasi kemampuan terutama dalam menghadapi ketatnya tantangan industri 4.0.

Baca Juga: Diminati Buyer Korea, Produk IKM dan UMKM Demak Siap Go Internasional

Wakil Ketua Umum Kadin Jateng Bernardus Arwin mengungkapkan, dua tahun terakhir sejak pandemi melanda sangat memengaruhi dunia usaha.

Dengan pelatihan ini diharapkan bisa membuka pandangan lebih luas untuk mengembangkan bisnis ke depan yang akan lebih banyak persaingan dan tantangan.

"Persaingannya luar biasa dan pandemi sangat dalam memengaruhi cara kerja kita termasuk juga digitalisasi. Bagaimana kita mengikuti alur persaingan itu harus betul-betul memanfaatkan momentumnya," ujar Arwin dalam kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari di Hotel Santika Premiere Semarang.

Baca Juga: Debut Album Hedi Yunus yang Kurang Dikenal

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Mohd Sani Moh Ismail selaku Principal Finance Sector Specialist Southeast Asia Department, ADB secara virtual serta Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja, Kemenko Perekonomian, Yulius.

Para peserta berasal dari perwakilan perusahaan, baik owner, Manajer HRD/Training dan juga pelaku UMKM.

Selama pelatihan atau lokakarya ini, tim konsultan akan memandu peserta dalam mengembangkan rencana pelatihan untuk perusahaan masing-masing.

Baca Juga: Menpora: PON Harus Jadi Ajang 'Talent Scouting' atau Pencaarian Bakat Atlet

Di dalamnya juga dibahas potensi tantangan dan masalah yang bisa menghambat pelaksanaan proyek.

Selanjutnya peserta akan diminta untuk mencoba menggunakan instrumen dan menganalisis data melalui sesi mock-up.

Peserta juga diminta untuk mempresentasikan hasil guna mendapatkan umpan balik dan kritik.

Halaman:
1
2

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

X