Diminati Buyer Korea, Produk IKM dan UMKM Demak Siap Go Internasional

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 20:51 WIB
Bupati Demak Hj Eisti'anah bersama Kadindagkop UMKM Iskandar Zulkarnaen melihat produk IKM yang dipamerkan di Pendapa Kabupaten. (suaramerdeka.com/dok)
Bupati Demak Hj Eisti'anah bersama Kadindagkop UMKM Iskandar Zulkarnaen melihat produk IKM yang dipamerkan di Pendapa Kabupaten. (suaramerdeka.com/dok)

DEMAK, suaramerdeka.com - Sejumlah buyer asal Korea menyatakan tertarik kepada produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Demak.

Mereka pun memastikan akan menjalin kerja sama untuk memasarkan produk Kota Wali ke negeri gingseng.

"Ini kesempatan menarik yang perlu direspons agar produk IKM dan UMKM Demak go internasional," kata Bupati Hj Eisti'anah usai mengukuhkan kepengurusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Demak periode 2021-2026 di Pendapa, Rabu 6 Oktober 2021.

Dalam kepengurusan Dekranasda baru, posisi Ketua dijabat Khodijah Ali Makhsun, Ketua Harian Kepala Dindagkop UKM dan Wakil Ketua Harian Nani Amrin Singgih Setyono.

Baca Juga: Ada Praktik 'Sepakbola Gajah' Antara Kaltim Lawan Aceh, Menpora: Tidak Ada yang Perlu Dicurigai

Bupati melanjutkan, masih ada beberapa catatan pada produk yang diminati buyer Korea. Di antaranya perlu perbaikan dalam pengemasan (packaging) agar tampilannya lebih menarik.

Demikian pula bentuk kerajinan dapat berupa produk yang disesuaikan dengan permintaan pasar.

Adapun untuk produk makanan olahan perlu penyesuaian rasa dengan selera masyarakat Korea, sehingga dapat cepat diserap oleh pasar.

"Maka Pemkab Demak mendukung penuh kepada Dekranasda untuk melakukan pembinaan terhadap IKM dan UMKM agar muncul karya kreatif dan inovasi baru. Termasuk meningkatkan kerja sama dengan Forum Demak Kreatif," ujar bupati.

Baca Juga: Tersandung Putusan MK, 2 Kalurahan di Sleman Batal Gelar Pilur

Dia berarap kepengurusan yang baru dapat meningkatkan kemajuan industri kecil menengah di Kabupaten Demak untuk naik kelas.

Terlebih di era revolusi industri 4.0 sekarang ini, di mana dunia seolah tanpa batas, informasi dapat diperoleh di mana saja, kapan saja dan dari siapa saja.

"Ini merupakan peluang bagi para pelaku usaha untuk bisa global marketing. Tingkatkan peran Dekranasda dalam memperluas pasar baik secara offline maupun online untuk memasarkan hasil produksi pengrajin Kabupaten Demak," ucap bupati menyarankan.

Keradaan Dekranasda sebagai wadah berhimpunnya para pemangku kepentingan di bidang seni kerajinan, diakui telah mampu membawa perubahan yang signifikan bagi kerajinan di Kabupaten Demak.

Baca Juga: Menpora: PON Harus Jadi Ajang 'Talent Scouting' atau Pencaarian Bakat Atlet

"Akan tetapi kondisi pandemi covid-19 dua tahun terakhir ini membawa dampak pada menurunnya daya beli masyarakat, sehingga membuat perekonomian semakin terpuruk," terangnya.

Kenyataan demikian menjadi salah satu permasalahan dan tantangan yang harus dihadapi Dekranasda.

Untuk mendorong kebangkitan pelaku ekonomi kreatif, Dekranasda dapat memberi motivasi kepada seluruh pengrajin agar tetap semangat berkarya dan berkreasi menciptakan karya-karya kerajinan yang bernilai.

Baca Juga: Ini Jadwal Migrasi TV Analog ke TV Digital di Jawa Tengah

"Maka kami dukung langkah Dekranasda mengambil peran agar hasil kerajinan para pelaku IKM dan UMKM dapat dipasarkan baik secara nasional maupun internasional," terang bupati.

Plt Kabag Perekonomian Setda Demak Arif Sudaryanto menjelaskan, kelembagaan dekranasda merupakan wadah pengembangan kerajinan unggulan yang menjadi ikon daerah.

Serta bertujuan meningkatkan peran pengurus dalam menggali dan mengembangkan produk kerajinan dan memperluas jaringan pemasaran.

Halaman:
1
2
3

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

SMN dan ICSB Semarang Berkolaborasi Bangkitkan UMKM

Kamis, 23 Desember 2021 | 06:30 WIB
X