Memulai Usaha, Sandiaga Uno Minta Pelaku Kuasai Kunci Marketing

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 06:15 WIB
Menparekraf Sandiaga Uno dan Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, melihat kreasi UMKM. (suaramerdeka.com / Eko Edi Nuryanto)
Menparekraf Sandiaga Uno dan Ketua Umum Kadin Jateng Kukrit Suryo Wicaksono, melihat kreasi UMKM. (suaramerdeka.com / Eko Edi Nuryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menparekraf Sandiaga Uno meminta semua pelaku usaha muda, untuk bisa menguasai kunci marketing dalam memulai sebuah usaha.

Kunci marketing itu diungkapkan Sandiaga Uno dalam Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) Kota Semarang-Banyumas di Balai Pertemuan Pusat Rekreasi dan Pameran Pembangunan (PRPP), Semarang, Jawa Tengah pada Rabu 6 Oktober 2021.

Sandiaga Uno menuturkan, kunci sukses sebuah marketing dari usaha ada tiga tahap, yakni persiapan sebelum memulai usaha, investasi untuk mengembangkan usaha di masa mendatang dan memperluas jaringan pertemanan atau jaringan bisnis kerja.

Menurutnya, di tengah krisis pandemi jangan hanya dijadikan sebagai tantangan saja tetapi juga peluang untuk berkarya dan bekerja.

Baca Juga: BPCB: Struktur Benteng Willem I Ambarawa Masih Kuat

“Lapangan kerja semakin terbuka dengan kegiatan ekonomi, yang ditopang oleh ekonomi kreatif. Kami yakin dengan apresiasi kreatif Indonesia dengan total 60 UMKM di berbagai sektor, akan mampu menggerakkan ekonomi seiring melandainya kasus pandemi dan semakin terkendalinya Covid-19. Kita Insya Allah akan pulih,’’ yakin Sandiaga.

Pandemi covid-19 telah membuka banyak peluang usaha, di mana Apresiasi Kreasi Indonesia yang diikuti sebanyak 60 UMKM yang diinisiasi Kemenparekraf adalah salah satu jalan untuk membuka lapangan kerja dan memulihkan perekonomian.

"Insya Allah ekonomi akan pulih, dan kita akan membuka peluang usaha agar lapangan kerja kembali bagi masyarakat, khususnya Jawa Tengah," kata Sandiaga Uno.

Pada kesempatan itu, Menparekraf Sandiaga Uno didampingi pula Ketua Umum Kadin Jateng, Kukrit Suryo Wicaksono.

Baca Juga: Jaringan Seluler Alami Revolusi hingga 5G, Ini Sejarah Perkembangannya

Sementara pada agenda talk show sesi pertama, Sandiaga berduet bareng desainer kondang, Anne Avantie.

Lebih lanjut Sandiaga meyakini bahwa peluang usaha dan lapangan kerja tersebut akan semakin terbuka lewat program Bangga Buatan Indonesia.

Lewat gerakan nasional tersebut, para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus daya saing produk melalui program digitalisasi.

Pada acara itu, Menparekraf juga memberikan Bantuan Insentif Pemerintah (BIP) Jaring Pengaman Usaha.

Baca Juga: Program Pengembangan Kapasitas SDM IELLN Tingkatkan Daya Saing

Insentif untuk sejumlah pelaku UMKM tersebut diperlukan untuk bangkit di tengah pandemi Covid-19.

Mereka tak hanya mampu bertahan di tengah hempasan badai resesi, tetapi juga mengembangkan usaha hingga saat ini.

"Kami mendapat inspirasi dari kisah-kisah yang membangun satu optimisme, bahwa jika kita berusaha, kita bisa untuk mengembangkan usaha kita," ungkap Sandiaga.

Krisis pandemi menurut dia merupakan tantangan, tapi manusia diberi kemampuan oleh Tuhan yang Maha Kuasa untuk menyolusikannya dengan berbagai kreasi.

"Kemampuan itu bisa membuat kita bangkit dan membuka peluang kerja, menjadi saluran berkat bagi banyak masyarakat luas," jelasnya.

Dengan begitu, lanjut dia, pelaku UMKM dapat meningkatkan omset yang berujung kepada pengembangan usaha.

Gerakan Bangga Buatan Indonesia, menurut dia, adalah sebuah gerakan mencintai produk karya anak bangsa yang akan membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

"Alhamdulillah program ini sudah kita Luncurkan, tinggal diserap oleh para UMKM. Harapan kita di akhir 2023 ada sebanyak 30 juta UMKM di seluruh Indonesia akan on boarding ke dalam program gerakan nasional Bangga Buatan Indonesia," tandas Sandiaga Uno.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X