Hingga 1 Oktober, Airlangga Sebut Realisasi PEN Perlinsos Capai Rp 117,3 Triliun

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 07:30 WIB
Menko Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok)
Menko Airlangga Hartarto (suaramerdeka.com/dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) klaster Perlindungan Sosial (Perlinsos) mencapai Rp 117,3 triliun hingga 1 Oktober 2021.

Realisasi PEN Perlinsos itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang (Menko) Perekonomian, Airlangga Hartarto dalam keterangan pers.

“[Realisasi] Perlinsos itu adalah 62,9 persen [dari pagu] atau Rp 117,3 triliun,” ujar Airlangga, usai Rapat Terbatas mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Senin 4 Oktober 2021, secara virtual.

Realisasi pada klaster Perlinsos tersebut rinciannya antara lain digunakan untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dengan realisasi sebesar Rp 20,72 triliun atau 73,2 persen dari pagu serta Kartu Sembako Rp 29,21 triliun atau 58,5 persen.

Baca Juga: Hormati Putusan MK, BPJAMSOSTEK Tetap Fokus Kejar Perluasan Kepesertaan

“[Realisasi] BLT Desa sudah mengalami kenaikan, yaitu Rp 14,94 triliun atau 51,9 persen, dan Bantuan Subsidi Upah itu Rp 5,07 triliun atau 57,7 persen,” imbuh Airlangga.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan, klaster Perlinsos dan klaster Kesehatan adalah dua komponen Program PEN yang memiliki progres realisasi yang signifikan.

“Kita lihat dari segi kesehatan itu sebesar Rp 104,1 triliun, baik itu untuk diagnostik, terapeutik, dan vaksinasi,” ujarnya.

Untuk realisasi untuk klaster Program Prioritas adalah sebesar 53 persen dari pagu atau Rp 62,5 triliun.

“[Realisasi] Dukungan UMKM Rp 68,43 triliun atau 42,1 persen dan klaster Insentif Usaha Rp59,41 triliun atau 94,6 persen,” tandasnya.***

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X