Terkendala Aturan Umur, Ratusan Wisatawan di Sleman Balik Kanan

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 16:52 WIB
Candi Ratu Boko (Foto Istimewa)
Candi Ratu Boko (Foto Istimewa)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Sejak diterapkan PPKM Level 3 per 7 September 2021, tiga objek wisata di Kabupaten Sleman kini sudah resmi dibuka.

Destinasi itu meliputi Taman Tebing Breksi, situs Ratu Boko, dan Merapi Park. Sudah hampir satu bulan berjalan, tingkat kunjungan di ketiga objek itu nyatanya masih jauh dari harapan.

Contohnya di objek Ratu Boko. Data yang dilaporkan ke Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman menyebutkan, angka kunjungan rata-rata hanya 100 wisatawan per hari bahkan saat akhir pekan kurang dari 500 pengunjung.

"Kunjungan belum ramai. Lebih banyak yang ditolak terutama karena alasan membawa anak di bawah usia 12 tahun," kata Kepala Dispar Sleman Suparmono, Selasa 5 Oktober 2021.

Baca Juga: PON XX Papua Telan Dana 10,43 Triliun dari APBD, Menkeu Beberkan Rinciannya

Pengunjung yang tidak bisa masuk akhirnya terpaksa balik kanan. Dalam sehari bisa sampai ratusan pengunjung yang ditolak. Mereka tidak hanya berasal dari Sleman tapi juga warga sekitar DIY seperti Klaten dan Magelang.

Menurutnya, banyak wisatawan yang kecewa. Bahkan tidak sedikit yang mengira aturan itu dibuat sendiri oleh pengelola objek.

"Mereka tidak paham dikarenakan sosialisasinya belum gencar. Untuk mengantisipasi, kami sudah memberikan surat ke masing-masing destinasi yang menjelaskan bahwa aturan itu adalah ketentuan dari pemerintah," terangnya.

Larangan terkait pembatasan usia wisatawan ini menuai pro dan kontra. Banyak pihak termasuk Pemkab Sleman menyuarakan agar kebijakan itu dikaji ulang.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X