Investasi Miliaran Dikucurkan bagi Startup Kuliner, Mampu Bertahan dalam Situasi Sulit

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:13 WIB
Startup kuliner menata produk dalam gelaran demoday FSI 2021, Selasa 5 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)
Startup kuliner menata produk dalam gelaran demoday FSI 2021, Selasa 5 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/Amelia Hapsari)

SLEMAN, suaramerdeka.com - Usaha kuliner relatif mampu bertahan di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19.

Alih-alih, banyak bermunculan startup yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman atau kuliner.

Pada gelaran Food Startup Indonesia (FSI) 2021, sebanyak 91 rintisan usaha kuliner berhasil masuk sebagai finalis, yang terdiri dari 54 food manufacture, dan 37 food service.

Mereka berasal dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DIY, Riau, Aceh, dan Sumatera Utara.

Baca Juga: Hari Nur Yulianto Pemain Terbaik Seri Pertama Liga 1 versi APPI

"Berbeda dari sebelumnya yang masih digabungkan antara sisi bisnis dan fase usaha, tahun ini kami pilah ada food manufacture dan service," kata Deputi Bidang Industri dan Investasi Kemenparekraf, Fadjar Hutomo di sela pembukaan demoday FSI di Sleman, Selasa 5 Oktober 2021.

Food Startup Indonesia adalah program yang mempertemukan foodpreneur dengan para investor, dan kalangan perbankan.

Sejak pertama kali digulirkan pada 2016 sampai dengan saat ini sudah lebih dari Rp 52 miliar investasi dikucurkan untuk menyokong bisnis 352 alumni FSI.

Baca Juga: Jeda Internasional, Skuat Barcelona Dapat Jatah Libur 4,5 Hari dari Ronald Koeman

Pembiayaannya dibagi menjadi dua kategori yakni fase early stage yang pendanaannya maksimal Rp 500 juta, dan growth stage yang pembiayaannya bisa mencapai Rp 25 miliar.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X