Meterai Elektronik Mulai Diberlakukan, Ini 2 Aturan dari Kemenkeu dan Cara Menggunakan

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 10:00 WIB
Meterai terbaru. (suaramerdeka.coom / dok)
Meterai terbaru. (suaramerdeka.coom / dok)

SOLO, suaramerdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo, dan Direktur Utama Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri) Dwina Septiani Wijaya melakukan peluncuran meterai elektronik.

“Dalam kurun waktu hampir satu tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak menyiapkan aplikasi, bekerja sama dengan Perum Peruri untuk bisa mewujudkan e-meterai atau meterai elektronik. Jadi, pada hari ini, kita bisa meluncurkan secara resmi apa meterai elektronik atau e-meterai,” ungkap Sri Mulyani dalam sambutan.

Ada dua aturan yang diterbitkan Menteri Keuangan.

Pertama, aturan pembayaran bea meterai menggunakan meterai elektronik.

Baca Juga: Mengurangi Risiko Kecelakaan Lalu Lintas: Jangan Asal Ganti Spion

Kedua, aturan pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 86 Tahun 2021 tentang pengadaan, pengelolaan, dan penjualan meterai.

Peraturan itu sekaligus menggantikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 4/PMK.03/2021.

Penerbitan aturan itu juga bertujuan untuk memberi kemudahan dalam pembayaran bea meterai yang terutang atas dokumen berbentuk elektronik Menteri Keuangan menerbitkan dua peraturan tentang bea meterai.

Selain itu juga untuk memberi kepastian hukum mengenai pelaksanaan pencetakan meterai tempel, pembuatan dan distribusi meterai elektronik, serta distribusi dan penjualan meterai tempel melalui penugasan.

Baca Juga: Hari Batik Nasional, 211 Peserta Ikuti Lomba Membatik dari Rumah

Dalam aturan itu disebutkan, pembayaran bea meterai menggunakan meterai elektronik dilakukan dengan membubuhkan meterai elektronik pada dokumen yang terutang bea meterai melalui sistem meterai elektronik.

Meterai elektronik memiliki kode unik berupa nomor seri dan keterangan tertentu yang terdiri atas gambar lambang negara Garuda Pancasila, tulisan “Meterai Eletronik”, serta angka dan tulisan yang menunjukkan tarif bea meterai.

Pembubuhan meterai elektronik dapat dilakukan melalui portal e-Meterai pada https://pos.emeterai.co.id terlebih dahulu membuat akun pada laman tersebut.

Jika terjadi kegagalan pada sistem meterai elektronik, pembayaran dapat dilakukan dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP).

Baca Juga: Pelemahan Dolar dan Risk Off Membuat Harga Emas Menguat Capai Level Tertinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X